banner 728x250

Prihatin Nasib 400 Anggota, Pengurus dan Pengawas KPRI Budi Arta Batal Mundur

banner 120x600
banner 468x60

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM-Empat orang pengurus dan seorang pengawas KPRI Budi Arta yang beberapa waktu yang lalu mengundurkan diri, dan demi memperjuangkan nasib simpanan 400 orang anggota. Empat Pengurus dan Pengawas siap aktif kembali dan mendatangi Dinas Koperasi Kabupaten Mojokerto.Rabu (18/5/2022)

Langkah ini mereka ambil setelah melakukan konsultasi dengan beberapa praktisi hukum dan penggiat perkoperasian serta untuk segera memecahkan permasalahan yang ada di KPRI Budi Artha

banner 325x300

Selain status pengunduran diri belum pernah diputuskan dalam rapat anggota, pertimbangan kembalinya para Pengurus dan Pengawas lebih condong ingin memperjuankan nasib para anggota.

Kehadiran para perngurus dan pengawas terlihat disambut hangat oleh kepala Dinas Koperasi, Abdullah Muctar S.Sos

Baca Juga :  Korlantas Polri Survei 8 Lokasi Penempatan CCTV di Kota Mojokerto

Didampingi kuasa hukum, perbincangan secara tertutup di ruang kerja Kepala Dinas berlangsung sekira 1 jam dari pukul 8.00 sampai pukul 9 pagi membuahkan beberapa kesepakatan

Kepada awak media, Henri Samosir, kuasa hukum pengurus dan pengawas, menyampaikan bahwa maksud kedatangan para klien nya ke Dinas Koperasi dalam rangka berdiskusi dengan pejabat dinas koperasi yang merupakan pembina seluruh Koperasi di Mojokerto.

Ditanyai terkait status kepengurusan kliennya, Samosir tampaknya enggan berkomentar. Pria kelahiran Sumatera ini hanya memberi tanggapan normatif.

“Sah tidaknya Pengangkatan dan pemberhentian pengurus (koperasi) itu adanya di forum Rapat anggota, bukan di atas materai atau hanya berdasaran pendapat orang pribadi,“ jawab Samosir secara diplomatis.

Baca Juga :  Kapolsek Jetis Ajak Ulama Bantu Jaga Keamanan Jelang Pemilu 2024

Lanjut Samosir, Selama belum ada angenda rapat anggota yang secara khusus menanggapi pengunduran diri para pengurus, maka menurutnya pengunduran diri tersebut belum sah secara yuridis.

“yang lebih penting sekarang ini kami meminta pejabat dinas Koperasi untuk terlibat menyelesaikan perselisihan ini sesuai dengan pasal 55 ADRT Budi Arta, kasihan 400 pensiunan guru yang tidak jelas nasib simpanannya,” tutup Samosir.

Sementara itu, Abdulloh Muktar Kepala Dinas Koperasi kepada wartawan selesai pertemuan dengan Empat pengurus mengungkapkan, bawa kami menerima beberapa pengurus kemarin mengundurkan diri kemudian ada wacana mau dicabut pengunduran diri, setelah selesai kemudian disusun langkah-langkah Perbaikan ke depan bagaimana termasuk ada wacana mau mendatangkan audit independen.

Baca Juga :  Polres Jombang Luncurkan Layanan Online Lewat WhatsApp

“Dinas koperasi hanya melakukan fasilitasi supervisi karena otoritas kewenangan itu ada di koperasi bukan di Dinas Koperasi kita hanya melakukan pembinaan” ujar Muhtar (Kar)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *