banner 728x250

Bina Anak Punk, Kanit Binmas Polsek Pungging Polres Mojokerto Ajak Jaga Kebersihan Diri Dan Hati

banner 120x600
banner 468x60

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Maraknya fenomena anak jalanan atau anak punk di masyarakat, menjadi atensi tersendiri bagi Polres Mojokerto dan Polsek jajaran untuk memberikan pembinaan dan penanganan yang baik. Hal itu merupakan salah satu cara untuk mencari akar permasalahan penyebab anak-anak mengapa lebih memilih untuk hidup di jalanan.

Seperti yang dilakukan oleh Kanit Binmas Polsek Pungging Aiptu Moch Arifin, saat berada di Desa Lebaksono, Aiptu Arifin bertemu beberapa anak punk yang sedang melintas dan secara langsung mengajak anak-anak punk tersebut untuk singgah di saung Masjid Al Insyaf, Minggu (05/06). Dengan ajakan yang baik, Aiptu Arifin mengajak anak-anak punk tersebut untuk mensucikan diri dahulu dengan mengambil air wudhu sebelum masuk saung Masjid.

banner 325x300

Sembari menikmati kopi yang tersedia, Aiptu Arifin mengajak untuk saling sharing (berbagi) tentang segala permasalahan yang dihadapi hingga menjadikan mereka memilih untuk menjadi anak-anak punk.

Baca Juga :  Istiqosah di Masjid IKHAC, Doa,kan Gubernur dan Wakil Gubernur Selalu Diberi Kesehatan, Keamanan, Kekuatan dan Amanah Memimpin Jawa Timur.  

“Kami ajak mereka untuk saling sharing permasalahan yang dihadapi untuk mencari tau alasan mereka memilih menjadi anak punk, hal itu kami lakukan sebagai bentuk hadirnya Polri bagi seluruh kalangan masyarakat tanpa terkecuali,” kata Aiptu Arifin.

“Dari situ, kami memberikan pembinaan dan motivasi atas setiap permasalahan yang mereka hadapi. Kami juga mengajak mereka untuk kembali ke keluarganya dan bisa hidup yang lebih layak dan berguna bagi sesama,” tambahnya.

Baca Juga :  Polri Paparkan Upaya Maksimal Amankan Pelaksanaan Presidensi G20

Secara terpisah, Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar melalui Kasi Humas Polres Mojokerto IPTU Tri Hidayati membenarkan bahwa Polres Mojokerto dan Polsek jajaran sedang melaksanakan kegiatan pembinaan bagi anak jalanan atau anak punk.

“Polres Mojokerto bekerjasama dengan instansi terkait baik dari Dinas Pendidikan maupun Dinas Sosial untuk sama-sama menangani fenomana anak punk tersebut,” ujar IPTU Tri.

“Hal itu kami lakukan untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Mojokerto, selain itu juga sebagai bentuk kepedulian Polri dengan masa depan generasi bangsa, sehingga kita terus mendorong mereka untuk kembali ke rumah karena disana lah tempat terbaik mereka untuk kembali ke sekolah menuntut ilmu untuk masa depannya,” tambahnya(Kar).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *