banner 728x250

Warga Kelurahan Pulorejo Kecewa, Lapangan Dua Kali Diukur, Namun Tak Kunjung Dibangun

banner 120x600
banner 468x60


MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Warga kelurahan Pulorejo, kecamatan Prajuritkulon mengeluhkan pagar lapangan Pulorejo yang tak kunjung dibangun. Padahal sudah dua kali diusulkan, dan bahkan sudah dua kali diukur namun hingga kini tak kunjung jua dibangun.


Keluhan tersebut disampaikan tatkala Anggota DPRD Kota Mojokerto, Fraksi Partai Golkar, Jaya Agus Purwanto menyelenggarakan Serap Aspirasi Masyarakat atau Reses DPRD kota Mojokerto yang bertempat Pulokulon, kecamatan Prajuritkulon, kota Mojokerto dengan didampingi Ketua DPD Golkar kota Mojokerto Sonny Basoeki Rahardjo, dan Setwan DPRD, Tri Rubiyanto Basri.
Adalah Sunari, warga Pulokulon kelas Pulorejo yang mengeluhkan masalah ini.

banner 325x300

“Sudah dua kali ini Fraksi Golkar reses di Pulokulon ini. Pada reses sebelumnya sudah saya usulkan. Istilahnya sekarang saya menagih panjenengan,” katanya, Selasa (5/7/2022).

Baca Juga :  Bentuk Apresiasi, Kapolres Mojokerto Beri Penghargaan Anggota Yang Berprestasi


Saat reses sebelumnya, lanjutnya, dirinya sudah mengusulkan lapangan yang ada di Pulorejo.

“Dulu sudah pernah diukur-ukur oleh PU mau dipagar, ternyata gagal. Terus tahun 2020, mungkin disamakan dengan lapangan Panggreman, pagarnya sudah diukur oleh Dispora, ternyata gagal lagi,” tuturnya.
Untuk itu, seksi olahraga dan budaya LPM Pulorejo ini meminta kepada Jaya Agus untuk mengawalnya. “Tolong nanti dikawal tahun 2023 atau 2024 diberi penjelasan,” harapnya.

Baca Juga :  Suasana Haru Saat Tradisi Pedang Pora Mengiringi Pelepasan Irjen Pol Nico Afinta


Menanggapi usulan tersebut Agus Jaya mengatakan jika pada tahun 2020 lalu sebagai besar anggaran direfocusing untuk penanganan Covid-19. “Nanti akan saya tanyakan kepada Dispora bagai kelanjutannya,” katanya.
Sedangkan Sony mengingatkan bahwa pembangunan harus aset milik kota Mojokerto.

“Pembangunan harus milik aset, karena itu yang bisa dibangunkan melalui APBD kota Mojokerto, sebelum pembangunan perlu di survei, apakah ini layak atau tidak”, ujarnya.(Yus)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *