banner 728x250

Pengukuhan Harimau Pertiwi Nusantara Dengan Memotong Dua Ekor Kambing

banner 120x600
banner 468x60

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM- Panglima Harimau Mojokerto Nusantara (HMN) Endik Sugianto, mengkukuhkan Organisasi Harimau Pertiwi Nusantara (HPN) di Basecamp HPN di Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Rabu (20/07/2022) serta mengesahan Anik Lufvia sebagai ketua dari Harimau Pertiwi Nusantara.

Acara yang di hadiri puluhan anggota Harimau Mojokerto Nusantara dan anggota dari Harimau Pertiwi Nusantara, meliputi Kecamatan Bangsal, Mojoanyar, Puri, Pacet dan Mojosari, acara tersebut dikemas dalam tasyakuran dengan memotong Dua ekor kambing.

banner 325x300

Kepada sejumlah Media Panglima Harimau Mojokerto Nusantara, Endik Sugianto mengatakan, bahwa Harimau Pertiwi Nusantara yang baru dikukuhkan hari ini adalah Underbon Harimau Mojokerto Nusantara yang beranggotakan para srikandi-srikandi yang ada di Mojokerto

Baca Juga :  Ditbinmas Polda Jatim Menggelar Pelatihan Bhabinkamtibmas Dalam Rangka Pembinaan dan Pengawasan Eks Napiter

“Tujuan berdirinya Harimau Pertiwi Nusantara hampir sama dengan Harimau Mojokerto Nusantara yaitu mengawal Gus Bara untuk menjadi pemimpin yang amanah” jelas Panglima Harimau Mojokerto Nusantara

Pasalnya,lanjut Panglima Harimau, berdirinya Organisasi Harimau Mojokerto Nusantara adalah ide dari bu nyai saat mau melahirkan Gus Barra mimpi diikuti oleh Harimau, sehingga diterjemahkan bahwa Harimau itu kalau identik dengan KH Asep itu memang benar

“Gus Barra itu putra dari biologisnya Kyai Asep, Kalau Harimau Mojokerto Nusantara itu adalah putra dari idologisnya dari Kyai Asep” lanjut Endik

Idologis yang bagaimana, kuat niat dari Kyai Asep sepanjang hidupnya,pemikiranya, keilmuanya dengan hartanya, bertekad mewujudkan Mojokerto itu layak menjadi barometer menjadi mercusuar menjadi miniaturnya Nusantara atau Indonesia

Baca Juga :  Polsek Pagak Gandeng Komunitas Sumakul Bersatu Bedah Rumah Warga Kurang

” artinya dimulainya dengan sistem pemerintahan yang piramida terbalik. bahwa seorang pemimpin itu di dasar diatas adalah rakyat yang plurarisme, pemimpin harus selalu bisa menerjemahkan dan kebutuhan dari masyarakat” imbuhnya

” yang mampu dilaksanakan oleh pemerintah daerah, tentu saja OPD-OPD betul-betul bekerja untuk kepentingan masyarakat, itu hakekat dari amanah yang ingin kita wujudkan” pungkas Panglima Harimau Mojokerto Nusantara.

Sejogyanya acara pengukuhan Harimau Pertiwi Nusantara tersebut, di jadwalkan akan dihadiri oleh Kyai Asep Syaifudin Halim beserta putra mahkota Gus Barra,namun karena ada acara diluar kota sehingga kedua orang yang sangat di hormati tersebut tidak bisa hadir acara malam itu. (Kar)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *