banner 728x250

Jelang Lebaran 2023, Satlantas Polresta Mojokerto terapkan Rekayasa Lalu-lintas

banner 120x600
banner 468x60

KOTA MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM- Satlantas Polresta Mojokerto Polda Jatim mulai mengimplementasikan rekayasa lalu-lintas di jalan protokol Kota Mojokerto. Sabtu (15/4). Kebijakan rekayasa lalu-lintas ini merupakan upaya yang ada sebagai persiapan jelang mudik dan balik Lebaran 2023

Melalui beberapa kajian terkait kepadatan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan terutama kawasan pertokoan dan pusat keramaian Sanrio sehingga rekayasa lalu lintas ini sangat diperlukan.

banner 325x300

Sinergi antara Polisi bersama Dishub dan Satpol PP telah terjalin dengan baik sehingga pemasangan Water Warrier dan pagar pembatas jalan portable di simpang tiga Jalan Bhayangkara telah selesai. Nantinya kendaraan dari arah barat (Stasiun Mojokerto) dilarang lurus ke Jalan Majapahit sehingga harus melewati Jalan PB Sudirman.

Baca Juga :  Satwil Polda Jatim menerima penghargaan Pelayanan Prima terbanyak dari Kemen PAN-RB selain katagori Pelayanan Sangat Baik dan Baik

Kapolresta Mojokerto AKBP Wiwit Adisatria melalui Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sudjio Budi Santoso mengatakan, rekayasa lalu lintas yang diterapkan di jalan protokol yang seringkali memicu kepadatan kendaraan. Pengalihan arus sementara diterapkan di Jalan Bhayangkara- Jalan PB Sudirman.

“Sehingga kendaraan dari arah Pos Benpas sampai simpang Sanrio itu kita buat satu jalur. Sudah kita laksanakan menciptakan arus untuk mengurangi kepadatan dan volume kendaraan terutama di jalan raya yang posisinya ada pusat dunia,” terang AKP Heru

Baca Juga :  Malam Takbir, Forkopimda Jatim Bersama sama Cek Pos Pam dan Pos Yan

Masih kata AKP Heru, “arus tersebut diterapkan sementara hingga berakhirnya Operasi Ketupat Semeru pada 1 Mei 2023 mendatang. Rencananya menjual arus satu jalur juga akan diterapkan di Jalan Residen Pamuji kawasan Pasar Tanjung Anyar”, imbuhnya

“Petugas kita akan mengingatkan terkait aktivitas bongkar muat jangan sampai memakan badan jalan sehingga tidak menimbulkan kemacetan. Tapi kalau volume kendaraan meningkat jalur yang mengarah ke Pasar Tanjung kita alihkan tidak boleh belok kiri tapi lurus ke arah Klenteng dan juga di kawasan Pasar Tanjung Anyar jika volume kendaraan meningkat maka ditingkatkan juga akan menerapkan satu jalur dari arah Empunala.,” pungkas AKP Heru.(Kar)

Baca Juga :  Polresta Mojokerto Pantau Ketersediaan dan Kenaikan Harga Migor Hingga Sembako

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *