banner 728x250

Kabar Intimidasi Penerima PKH Oleh Kades Brangkal Dipastikan Hoax, Kedua Pihak Sepakat Damai

banner 120x600
banner 468x60

MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM- Munculnya pemberitaan dari salah satu media online dengan judul ’’Oknum Kades Di Mojokerto Diduga Intimidasi PKH’’ tersebut tidak benar dan tidak valid

Hal tersebut dikatakan oleh Kuasa Hukum Nur Ely Suryani, Kepala Desa Brangkal, Kec.Sooko, Mojokerto, Ahmad Muhlisin, mengatakan, pemberitaan itu sangat tidak benar pasalnya,informasi yang disebar oleh Media Online tersebut tidak akurat.

banner 325x300

’’Dalam berita itu disebutkan, kalau klien kami melakukan intimidasi terhadap penerima PKH dan saya pastikan itu tidak benar. Klien kami tidak pernah melakukan tekanan kepada siapapun. Apalagi penerima PKH yang tidak lain warganya sendiri,’’ jelasnya

Baca Juga :  Kapolda Jawa Timur mendapat Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama dari Presiden RI

Ahmad Muhlisin,advokat yang beralamat di Jln. Raya Teras No 2 Banjaragung, Puri, Mojokerto, mencurigai, pemberitaan tersebut sangat tendensius dan menyudutkan sehingga sangat merugikan kliennya.

’’Klien kami klir. Sama sekali tidak terlibat dalam kontestasi pileg. Saya pastikan, berita itu sangat menyesatkan dan merugikan klien kami,’’ imbuh

Kuasa Hukum, Nur Ely Suryani juga menyampaikan, bahwa dirinya melayangkan Somasi ke pihak redaksi, dan tadi pagi juga telah melakukan pertemuan dengan wartawanya, dan telah sepakat melakukan perdamaian.

Adapun Isi surat perdamaian tersebut menyatakan, bahwa penulis berita itu meminta maaf kepada Kades Brangkal dan bersedia memperbaiki/mengoreksi isi berita tersebut.

Baca Juga :  Jual Miras Lewat Medsos, Sepasang Kekasih Diamankan Polisi

“Selain itu, pihak klien kami juga meminta untuk merevisi dan hak jawab terkait pemberitaan tersebut, dan telah disangupi olehnya (Wartawan)” katanya

Ahmad Muhlisin juga mendesak redaksi agar Media Online melakukan penghapusan dan menerbitkan berita yang benar sesuai dengan fakta di lapangan.

’’Kami sangat menghargai profesi wartawan. Akan tetapi, kalau berita yang disajikan tidak valid, apalagi merugikan klien kami, tentu kami akan melawan,’’ tandasnya

Sementara itu, AR ketika dihubungi via telepon, membenarkan kalau dirinya telah melakukan perdamaian dengan Kades Brangkal.

Baca Juga :  Peduli Lingkungan Polisi di Gresik Tanam Mangrove di Hari Perhubungan Nasional

“Iya mas kami telah berdamai” kata AR pada Sabtu (16/12/2023). (Kar)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *