banner 728x250

Gercep, Sehari Pj Wali Kota Ali Kuncoro Tuntaskan 6 Aduan Masyarakat

banner 120x600
banner 468x60

 

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM
Penjabat (Pj.) Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro bergerak cepat merespon setiap masukan dari masyarakat. Tak butuh waktu lama, hanya hitungan hari, penjabat yang akrab disapa Mas Pj ini langsung turun lokasi dan memberi solusi pasti.

banner 325x300

Minggu (2/6) ini misalnya, Mas Pj beserta Sekretaris Daerah dan Kepala OPD terkait sat set turun lokasi melakukan peninjauan ke sejumlah titik.

Diantaranya trotoar Jl. Pahlawan depan ex pabrik Bokormas, Pasar Ketidur dan Pasar Prapanca, Jl. Trenggilis Blooto, pertokoan di Jl. Residen Pamuji, serta SDN Kedundung 2 Kota Mojokerto.

“Kita respon positif setiap masukan yang sifatnya konstruktif dan langsung kita tindaklanjuti, kita ingin setiap ada kejadian langsung kita respon, akan kita kerjakan sepanjang memang anggaran memungkinkan dan sudah siap,” ungkap Ali Kuncoro.

Baca Juga :  Giliran Pegawai KAI-Penumpang di Stasiun Mojokerto di Tes Urine

Sosok yang akrab disapa Mas Pj tersebut membeberkan bahwa dari sejumlah titik yang ditinjau tersebut semua sudah ditemukan solusinya, dan segera dilakukan perbaikan.

“Untuk trotoar di Jl. Pahlawan langsung kita perbaiki hari ini, tapi ada beberapa yang masih menunggu peralatan. Jadi baru bisa dilaksanakan paripurna Insyallah hari Selasa,” terangnya.

Sementara perbaikan atap gedung SDN Kedundung 2 juga sudah dianggarkan, dan saat ini masih proses E-katalog. Estimasi pada bulan Juli 2024 akan mulai pengerjaan.

Untuk Pasar Ketidur dan Pasar Prapanca, Mas Pj akan segera mengupayakan langkah solutif agar lebih optimal penggunaanya.

Baca Juga :  HUT RS Kartini Ke 25 Tahun, Bupati Mojokerto Berangkatkan Jalan Santai - Senam Bersama Warga

Sedangkan masalah cermin cembung yang rusak di Jl. Trenggilis Blooto juga sudah disikapi langsung, dan diperbaiki oleh jajaran Dinas Perhubungan Kota Mojokerto.

“Yang terakhir masalah tempat usaha minuman beralkohol di pertokoan Jl. Residen Pamuji, hasil kajian sementara kita akan mengirimkan surat kepada Kementerian Perdagangan agar usaha tersebut ditinjau dan dicabut perijinannya,” bebernya.

Mas Pj mengajak seluruh masyarakat untuk proaktif berpartisipasi memberikan masukan yang bersifat konstruktif kepada pemerintah daerah, untuk bersama – sama membangun Kota Mojokerto lebih baik.

“Saya membuka ruang selebar-lebarnya, seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan masukan, agar Kota Mojokerto ke depan bisa lebih baik dan lebih tertata lagi. Partisipatoris masyarakat tetap kita nantikan,” pungkasnya.(Kar)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *