Berita  

Kunjungi Bencana Banjir di Desa Tempuran, Wakil Bupati Mojokerto Pastikan Penanganan Dikerjakan dengan Baik

 

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM- Wakil Bupati Mojokerto, Dr Muhammad Al Barra Lc.,M.hum dengan di dampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Yoi Afrida, Kepala Dinas Sosial, Try Raharjo Murdianto dan camat Sooko, Masluchman mengunjungi lokasi banjir di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Mojokerto. Senin (9/12/2024)

Gus Barra, Wakil bupati yang terpilih sebagai bupati Mojokerto periode 2025 – 2030 tersebut, tiba di lokasi terdampak banjir, Gus Barra langsung menuju tempat pengungsian di masjid dan juga meninjau dapur umum, dan tak lupa Gus Barra sambil membagikan nasi bungkus dan juga susu dan roti bagi anak kecil yang ditemuinya.

Kepada awak media, Gus Barra mengatakan, bahwa kegiatan ini adalah mengunjungi tempat yang terdampak banjir di desa Tempuran sekaligus diskusi terkait dengan permasalahan yang ada di desa Tempuran.

“Ada banyak hal yang bisa kita ambil. kedepannya kita harus waspada antara lain adalah banyaknya eceng gondok yang belum dibersihkan, kedepannya kita waspadai itu agar tidak terjadi kondisi seperti ini” ungkap Gus Barra

Lebih lanjut Gus Barra menyampaikan, saat melihat di lokasi banjir, ia melihat beberapa rumah yang tenggelam dan sebagian warga ada yang mengungsi, walau ada yang masih bertahan namun kondisinya juga memprihatinkan karena air sudah sampai di bibir rumah.

“Ini menjadi PR kita kedepan agar permasalahan yang sama tidak terulang lagi” imbuhnya

Gus Barra juga menyampaikan, Langkah darurat yang telah dilakukan yakni membuat posko pengungsian,posko kesehatan, dapur umum, pembagian makanan dan juga menyediakan MCK fortebel

“Untuk sementara kita telah mempersiapkan semua, sambil kita memperbaiki apa yang harus kita lakukan, saat ini penangan telah baik” kata Gus Barra

Gus Barra juga menjelaskan, kami melihat permasalahan di sungai ini karena kurang di normalisasi sungai, karena kalo di lihat tanggulnya masih Kokoh dan tidak jebol.

“Kedepannya kalo kita sudah waspadai, sebelum musin hujan turun kita lakukan normalisasi insya Allah tidak akan seperti ini. Dan kita akan berkolaborasi dengan pemerintah provinsi terkait wewenang normalisasi.” Pungkas Gus Barra. (Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *