MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM– Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat P3MD Kabupaten Mojokerto, Beladona Saraswati, mewakili Dr H M Afif Zamroni Lc M.E.I Staf khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan perangkat Desa Kembang Belor atas keberhasilan mereka mengembangkan Desa Wisata Bernah De Vallei sebagai mitra Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) milik Desa Kebangbelor, Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Pada Kamis (16/1/2025)
Hal itu diungkapkan saat menghadiri rapat terbuka pembagian Deviden yang ke 7 CV Bernah De Vallei,menyampaikan pesan dari Staf Khusus bahwa program ini memberikan banyak manfaat, terutama dalam menciptakan kemandirian desa.
“Terima kasih kepada Kepala Desa dan warga Desa Kembang Belor atas kerja keras mereka. Desa Wisata Bernah De Vallei tidak hanya mendukung BUMDes, tetapi juga berhasil meningkatkan taraf hidup masyarakat, mengurangi pengangguran, dan mendorong kemandirian desa,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi program-program nasional yang telah diimplementasikan di desa ini. Desa Kembang Belor dinilai berhasil menerapkan berbagai inisiatif yang mendukung pembangunan desa, seperti pengembangan pariwisata, pelatihan keterampilan, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
“Desa Kembang Belor patut dijadikan contoh dalam pendampingan desa di Kabupaten Mojokerto, yang meliputi 299 desa lainnya,” tambah Beladona Saraswati.
Keberhasilan Desa Kembang Belor dalam mengelola Desa Wisata Bernah De Vallei tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja baru yang berdampak langsung pada pengurangan pengangguran di wilayah tersebut.
Dengan pencapaian ini, Desa Kembang Belor menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Mojokerto untuk memaksimalkan potensi lokal melalui sinergi masyarakat, pemerintah desa, dan program nasional.(Kar)
















