MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para relawan dalam memenangkan pasangan MUBAROK pada Pilkada Mojokerto, Bupati Mojokerto Dr. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., bersama KH Prof. Dr. KH Asep Syaifudin Chalim menggelar acara buka puasa bersama dengan 400 koordinator desa (Kordes) dan koordinator kecamatan (Korcam) Relawan Bekisar. Pada Sabtu (15/3)
Acara yang berlangsung di Kampus Universitas Abdul Chalim, Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet,Mojokerto berjalan dengan penuh keakraban ini digelar sebagai ungkapan terima kasih kepada para relawan yang telah berjuang dalam pemenangan MUBAROK.
Bupati Mojokerto dan KH Asep Syaifudin Chalim juga memberikan apresiasi khusus kepada 40 relawan dari lima daerah pemilihan (Dapil) di Mojokerto. Sebagai bentuk penghargaan, mereka menerima sarung dan santunan uang sebagai simbol terima kasih atas dedikasi dan loyalitas mereka selama proses pemilihan.
Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Al Barra menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan luar biasa dari para relawan di Pilkada kemarin.
“Tanpa perjuangan dan kekompakan para relawan, kemenangan ini tidak akan tercapai. Ini bukan hanya kemenangan MUBAROK, tapi kemenangan kita semua. Terima kasih atas pengorbanan dan kerja keras yang telah diberikan,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Barra tersebut.
Lebih lanjut, bupati Mojokerto menjelaskan Pilkada telah usai tugas kami saat ini adalah mewujudkan program-program kami agar menjadikan Mojokerto lebih baik lagi.
“Di 100 hari program kerja, kami telah merencanakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan sarana pendidikan, lingkungan dan juga tak ketingalan infrastruktur” ujar Gus Barra
“Di kesehatan kami bakal mengaktifkan kembali 92 ribu BPJS kesehatan yang bakal di launching pada 9 April 2025 dan infrastruktur jembatan di Dusun Talunbrak yang bertahun-tahun tak tersentuh, bakal kamii resmikan bulan ini” papar Gus Barra
KH Asep Syaifudin Chalim juga memberikan pesan moral kepada para relawan agar tetap menjaga persatuan dan terus berkontribusi untuk kemajuan Mojokerto.
Ulama besar yang dermawan ini juga menyampaikan, bahwa dirinya ingin mewujudkan Kabupaten Mojokerto Maju, Adil dan Makmur dan juga sebagai miniatur percontohan Dunia
“Mangkanya di Pemerintahan harus bersih tidak ada jual beli jabatan dan juga Fee proyek” imbuh Kyai Asep
Dalam kesempatan itu, Kyai Asep juga menyoroti keberadaan organisasi Paguyuban Kepala Desa Indonesia (PKDI) yang dinilai melakukan pembangkangan.
“Organisasi PKDI ini adalah sebuah pembangkangan dan layak untuk di Berantas, kami himbau agar pengurus PKDI bergantung dengan PKD dan penasehatnya layak mundur” ujar Kyai Asep mengakhiri.
Acara buka puasa bersama ini semakin hangat dengan kebersamaan yang terjalin di antara para relawan. Para peserta merasa dihargai dan semakin termotivasi untuk terus berkontribusi bagi pembangunan daerah.(Kar)

















