Berita  

Media Sosial Jadi Sumber Penghasilan, Wali Kota Mojokerto Ingatkan Pentingnya Bijak Bermedia

KOTA MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM— Di era transformasi digital yang semakin pesat, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, kembali menekankan pentingnya literasi digital di kalangan generasi muda. Pesan ini ia sampaikan dalam acara sosialisasi bertajuk “Peluang Media Sosial untuk Menghasilkan Rupiah” bersama anggota Karang Taruna Kecamatan Kranggan di Kantor Kecamatan Kranggan, Senin malam (19/4).

Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita—sapaan akrab Wali Kota—menyampaikan bahwa media sosial kini memiliki peran ganda. Selain sebagai sarana komunikasi, platform digital ini telah berkembang menjadi media yang potensial untuk kegiatan bisnis.

“Media sosial tidak lagi sekadar tempat berbagi informasi, tapi juga bisa menjadi wadah berjualan, promosi, dan membangun usaha. Dulu hanya sebagai alat komunikasi, kini sudah menjadi bagian dari dunia bisnis digital,” ungkapnya di hadapan para peserta yang didominasi pelajar dan mahasiswa.

Meski menawarkan banyak peluang, Ning Ita mengingatkan bahwa penggunaan teknologi digital harus disertai pemahaman yang benar. Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi bisa menjadi pedang bermata dua jika tidak digunakan secara bijak.

“Teknologi digital itu seperti pisau, bisa berguna tapi juga bisa membahayakan kalau tidak hati-hati. Kita harus benar-benar memahami cara memanfaatkannya untuk hal-hal positif agar tidak merugikan diri sendiri,” jelasnya.

Ia juga menegaskan agar para pemuda tidak hanya mengikuti tren viral tanpa memahami batasan etika dan hukum di dunia digital. Kebebasan dalam berkreasi, katanya, tetap harus dibarengi dengan tanggung jawab.

“Anak-anak muda harus kreatif, tapi juga tahu aturan. Jangan sampai karena ingin tampil beda, justru terjerat persoalan hukum karena ketidaktahuan,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, Ning Ita menyampaikan harapannya agar pemuda Mojokerto bisa menjadi pelopor dalam pemanfaatan media sosial secara produktif dan bernilai ekonomi.

“Saya berharap generasi muda di Mojokerto tidak hanya menjadi pengguna, tapi juga bisa menjadi pelaku aktif dalam ekonomi digital. Gunakan media sosial untuk membangun usaha dan menciptakan peluang baru,” tutupnya.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *