Berita  

Mojo Fest 2025 Dibuka Meriah, Wayang Kulit Warnai Malam di Taman Bahari Mojopahit

MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM— Pembukaan Mojo Fest 2025 pada Kamis malam (20/11) di Taman Bahari Mojopahit (TBM) berlangsung semarak. Masyarakat memadati area taman untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit yang menjadi pembuka rangkaian festival. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, ikut hadir dan menikmati langsung pertunjukan budaya tersebut.

Pada kesempatan itu, dalang Ki Raden Akbar Syahalam memimpin pementasan didampingi bintang tamu Proborini dan Andik TB CS. Lakon Pendowo Syukur mengisi panggung hingga larut malam. Penyerahan wayang Kuntodewo dari wali kota kepada dalang menjadi tanda dimulainya acara secara resmi.

“Malam ini kita bersama menikmati pagelaran wayang hingga dini hari, sekaligus memperingati Hari Wayang Sedunia, HUT Korpri ke-54, serta membuka rangkaian Mojo Fest 2025,” kata Ning Ita, sapaan akrab wali kota.

Mojo Fest 2025 akan berlangsung hingga 23 November dengan sejumlah kegiatan, di antaranya Lomba Fashion Batik, Mojo Art Exhibition, Mojo Kuliner, Pemilihan Duta Batik dan Duta Koperasi, hingga pengundian Mojo Shop Fiesta 2025. Penutupan festival akan dimeriahkan Mojo Hakordia Run serta Lomba Tari Kreasi.

Menurut Ning Ita, festival tahun ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mengangkat karya lokal. “Lomba Fashion Batik akan diikuti para desainer dari berbagai daerah, namun karya yang ditampilkan tetap menonjolkan batik Kota Mojokerto,” ujarnya.

Ia menambahkan, rangkaian event tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Selama empat hari pelaksanaan, kami ingin Mojo Fest menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus ruang untuk menjaga keberlangsungan budaya seperti wayang dan batik yang masih hidup di kota ini,” terangnya.

Di akhir sambutan, Ning Ita menyampaikan harapan sederhana, “Semoga kegiatan ini semakin menumbuhkan kecintaan warga Mojokerto terhadap budaya warisan leluhur.”

Pembukaan yang meriah menjadi awal dari rangkaian Mojo Fest 2025 yang menghadirkan hiburan, seni tradisi, hingga kesempatan bagi pelaku ekonomi kreatif lokal untuk berkembang.

Selain itu, rangkaian HUT Korpri ke-54 juga turut disemarakkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari lomba, seminar, senam pagi, bakti sosial, ziarah ke makam pahlawan, hingga agenda refleksi akhir tahun. (Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *