PBVSI Kabupaten Mojokerto Sukses Gelar Kejurkab Bola Voli U-17, Dorong Pembinaan Atlet dan Bantu Tekan Inflasi Daerah

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Mojokerto sukses menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bola Voli Putra dan Putri antar klub U-17 se-Kabupaten Mojokerto Tahun 2026. Selain menjadi ajang pencarian bibit atlet muda, kegiatan ini juga dinilai turut membantu pemerintah daerah dalam menghadapi dampak inflasi.

Event tahunan tersebut digelar di GOR Satria VC, Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Januari 2026. Kejurkab diikuti 29 tim yang terdiri dari 15 tim putra dan 14 tim putri, mewakili 26 klub bola voli yang terdaftar di PBVSI Kabupaten Mojokerto.

Pada partai Grand Final, tim putri Satria S3A VC Mojoanyar berhadapan dengan Gajah Mada VC Mojosari, sementara di sektor putra mempertemukan Satria S3A VC melawan Marga Martha VC asal Kecamatan Jetis.

Hasilnya, klub Satria S3A VC tampil dominan dengan meraih gelar juara di kedua kategori. Tim putri Satria S3A VC berhasil menundukkan Gajah Mada VC dengan skor ketat 3–2, sedangkan tim putra Satria S3A VC juga mengalahkan Marga Martha VC dengan skor, 3–1.

Usai pertandingan, Ketua Harian PBVSI Kabupaten Mojokerto, H. Agus Mustofa, mengatakan Kejurkab ini merupakan bagian dari program jangka panjang PBVSI dalam meningkatkan iklim pembinaan atlet bola voli di Kabupaten Mojokerto.

“Kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan berjenjang mulai usia dini hingga pengkaderan atlet. Selain itu, Kejurkab ini juga sebagai persiapan menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) antar klub tahun 2026 yang akan digelar di Tulungagung,” ujar Agus.Minggu (4/1/2026)

Ia menjelaskan, klub yang menjadi juara Kejurkab berhak mewakili Kabupaten Mojokerto pada Kejurprov Bola Voli yang akan berlangsung pada 20–26 Januari 2026 di Tulungagung. Selain trofi, para juara juga mendapatkan uang pembinaan, masing-masing juara I sebesar Rp2 juta, juara II Rp1,5 juta, dan juara III Rp750 ribu.

Agus menambahkan, selama dua tahun menjabat sebagai Ketua Harian PBVSI, pihaknya secara konsisten menggelar Kejurkab sebagai bentuk komitmen terhadap pembinaan atlet bola voli daerah.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Kabupaten Mojokerto, Djoko Widjayanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PBVSI Kabupaten Mojokerto atas terselenggaranya kejuaraan tersebut.

“Atas nama seluruh pengurus KONI Kabupaten Mojokerto, kami mengucapkan terima kasih. Semoga Kejurkab seperti ini bisa diikuti oleh cabang olahraga lainnya, meskipun kami memahami keterbatasan dukungan anggaran dari KONI kepada masing-masing cabor,” ungkap Djoko.

Ia juga menilai, penyelenggaraan Kejurkab tidak hanya berdampak pada prestasi olahraga, tetapi juga memberikan efek ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar.

“Event ini selain mencari bibit atlet, juga mampu membangkitkan ekonomi warga dan membantu pemerintah daerah dalam menghadapi inflasi. Berdasarkan informasi panitia, perputaran ekonomi per hari bisa mencapai Rp30 juta dari sektor parkir, UMKM, hingga sewa rumah istirahat atlet,” pungkasnya.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *