MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Prestasi membanggakan ditorehkan Club bola voli Satria S3A VC asal Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Pada ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bola Voli U-17 Tahun 2026, tim putra dan putri Satria S3A VC sukses keluar sebagai juara pertama.
Kejurkab Bola Voli U-17 tersebut diselenggarakan oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Mojokerto dan berlangsung selama tiga hari di GOR Satria VC. Turnamen ini diikuti 15 tim putra dan 14 tim putri dari total 26 klub yang terdaftar resmi di PBVSI Kabupaten Mojokerto.
Dalam partai final, tim bola voli putri Satria S3A VC tampil gemilang dengan menundukkan tim Gajah Mada asal Mojosari melalui pertandingan sengit dengan skor 3-2. Sementara itu, tim putra Satria S3A VC juga memastikan gelar juara setelah mengalahkan Marga Martha Club dari Kecamatan Jetis.
Keberhasilan tersebut membuat Satria S3A VC berhasil “mengawinkan gelar” dengan meraih juara pertama pada kategori putra dan putri sekaligus, sekaligus mengukuhkan dominasi klub tersebut dalam pembinaan bola voli usia muda di Kabupaten Mojokerto.
Dengan hasil ini, tim bola voli putra dan putri Satria S3A VC berhak mewakili Kabupaten Mojokerto pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur yang akan digelar di Kabupaten Tulungagung pada 20 hingga 26 Januari 2026.
Pemilik Club Satria S3A VC, Agus Mustofa, mengaku bangga atas pencapaian anak asuhnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan kedisiplinan seluruh pemain selama masa persiapan.
“Alhamdulillah, kemenangan ini adalah hasil dari latihan yang serius, kekompakan tim, dan semangat juang yang tinggi dari para pemain. Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan serta tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Agus Mustofa, Minggu (4/1/2026).
Agus Mustofa yang juga menjabat sebagai Ketua Harian PBVSI Kabupaten Mojokerto menambahkan, jelang Kejurprov dan Porprov, pihaknya akan memaksimalkan waktu yang tersisa dengan meningkatkan intensitas dan porsi latihan.
“Waktu persiapan kurang dari satu bulan. Kami akan fokus pada pembenahan teknik, fisik, dan mental agar para atlet siap bersaing di level provinsi,” pungkasnya.(Kar)
















