Wapres Gibran Kunjungi Ponpes Amanatul Ummah Pacet, Dorong Santri Kuasai Teknologi Berbasis Akhlak

Oplus_16908288

MOJOKERTO, JURNALDETIK – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Selasa (3/2/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda silaturahmi pemerintah pusat dengan kalangan pesantren, sekaligus penguatan peran pendidikan keagamaan dalam menghadapi tantangan era digital dan perubahan zaman.

Setibanya di lokasi, Wapres Gibran disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA, bupati Mojokerto Dr Muhammad Al Barra Lc M.Hum, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Mojokerto.

Dalam dialog bersama santriwan dan santriwati, Wapres Gibran menyampaikan pesan agar para santri tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu keislaman, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Menurutnya, pesantren memiliki posisi strategis dalam mencetak generasi muda yang berkarakter kuat dan kompeten.

“Santri harus siap menghadapi perubahan zaman. Penguasaan teknologi, jika dibarengi dengan akhlak yang baik, akan menjadi kekuatan besar bagi masa depan bangsa,” ujar Wapres Gibran.

Wapres juga menegaskan bahwa nilai-nilai keislaman yang diajarkan di pesantren merupakan fondasi penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat global.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Dr. Muhammad Albarra, Lc., M.Hum menyampaikan bahwa dalam pertemuan bersama Wapres RI turut dibahas sejumlah isu strategis, salah satunya terkait kepedulian terhadap lingkungan. Ia menyoroti kondisi cuaca ekstrem yang belakangan ini memicu berbagai bencana alam di sejumlah daerah, termasuk di Aceh.

“Dalam pertemuan tadi kami membahas pentingnya menjaga lingkungan, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu dan meningkatnya potensi bencana,” ungkap Bupati Albarra.

Ia berharap ke depan dapat terjalin komunikasi yang lebih intens dengan pemerintah pusat agar berbagai permasalahan di Kabupaten Mojokerto dapat dicarikan solusi secara komprehensif.

“Kami berharap pada kunjungan berikutnya atau di waktu luang yang lebih panjang, bisa membahas secara lebih mendalam berbagai persoalan di Kabupaten Mojokerto agar mendapatkan solusi terbaik,” pungkasnya.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *