MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mojokerto memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 secara sederhana melalui tasyakuran dan doa bersama di Sekretariat PWI Mojokerto, Jalan Pekayon No. 99, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Senin (9/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi puncak rangkaian peringatan HPN 2026 PWI Mojokerto yang mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”. Acara dihadiri Wali Kota Mojokerto Hj Ika Puspitasari SE, Bupati Mojokerto Dr Muhammad Al Barra Lc M.Hum, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Fauzi SH MH, Kapolres Mojokerto AKBP Yuda Pranata, serta unsur Forkopimda dan insan pers Mojokerto Raya.
Ketua PWI Mojokerto, Aminuddin Ilham, menyampaikan bahwa peringatan HPN 2026 merupakan momentum untuk memperkuat peran pers sebagai mitra strategis pemerintah dan elemen masyarakat lainnya.
“Peringatan HPN tahun ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan yang telah kami laksanakan sejak Desember 2025, mulai dari doa bersama dan santunan anak yatim piatu di Yayasan Yaizra, pelatihan jurnalistik, hingga turnamen futsal pelajar dengan total hadiah Rp 8 juta,” ungkap Aminuddin.
Ia menegaskan PWI Mojokerto siap bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota, TNI, serta Polri dalam mendukung pembangunan daerah. Aminuddin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya peringatan HPN 2026.
Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Hj Ika Puspitasari dalam sambutannya mengajak insan pers untuk terus menjaga kondusivitas daerah serta berperan aktif menyukseskan Asta Cita, program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Menurut Ning Ita, tema HPN 2026 mencerminkan tanggung jawab besar insan pers sebagai pilar keempat demokrasi dalam mendukung kedaulatan ekonomi dan ketahanan bangsa. Ia menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur Forkopimda dalam mengimplementasikan program prioritas pemerintah pusat di daerah.
“Pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang valid dan mencerahkan masyarakat, terutama terkait penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, dan hilirisasi,” ujarnya.
Ning Ita juga menyoroti pentingnya peran pers dalam mengedukasi masyarakat mengenai program energi terbarukan, termasuk pengelolaan sampah berbasis pemilahan dari rumah tangga. Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan arahan Presiden dalam memperkuat ketahanan nasional di tengah dinamika global.
“Sinergi antar daerah, TNI, Polri, kejaksaan, dan peran aktif masyarakat harus terus diperkuat. Di sinilah pers menjadi penghubung penting antara kebijakan dan pemahaman publik,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Ning Ita mengucapkan selamat Hari Pers Nasional 2026 kepada seluruh insan pers Mojokerto Raya, seraya berharap pers tetap sehat, profesional, dan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara.(Kar/Adv-Kom)
















