MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Liga Catur Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Mojokerto Tahun 2026 resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Amsar Azari Siregar, pada Minggu (15/2/2026). Kegiatan yang digelar di Ruko Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto tersebut juga dihadiri Ketua KONI Kabupaten Mojokerto Imam Suyono dan Sekretaris Umum KONI M. Thoyib.
Turnamen yang diikuti 110 peserta ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Porprov X Jawa Timur di Surabaya tahun 2027.
Ketua Percasi Kabupaten Mojokerto, H. Winarno, menjelaskan bahwa pihaknya rutin menggelar turnamen setiap bulan, tepatnya pada Minggu ketiga, sebagai sarana pembinaan dan seleksi atlet.
“Liga Catur 2026 ini kami bagi menjadi dua kategori. Liga 1 diikuti 32 peserta ditambah 24 peserta senior, sedangkan Liga 2 diikuti 54 peserta,” jelasnya.
Ia menambahkan, hasil turnamen akan menentukan promosi dan degradasi pemain. Sebanyak 10 peserta terbaik dari Liga 2 akan naik ke Liga 1, sementara 10 peserta terbawah dari Liga 1 akan turun ke Liga 2. Adapun atlet yang berhak mengikuti seleksi Porprov nantinya berasal dari Liga 1.
Menurut Winarno, sistem kompetisi berjenjang ini diterapkan untuk menjaga kualitas dan daya saing atlet catur Kabupaten Mojokerto dalam menyambut Popda dan Porprov X Jatim 2027 di Surabaya.
Dalam sambutannya, Amsar Azari Siregar menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Percasi dan KONI Kabupaten Mojokerto atas konsistensinya menggelar turnamen, terlebih sebagian besar pesertanya masih berstatus pelajar.
“Kami sangat mendukung upaya KONI dan Percasi dalam mengasah bibit-bibit atlet sejak usia dini. Pembinaan seperti ini sangat penting untuk mencetak generasi berprestasi,” ujarnya.
Sementara itu, Imam Suyono memuji jajaran pengurus Percasi Kabupaten Mojokerto yang dinilai paling intens menggelar turnamen sebagai sarana mengasah kemampuan atlet.
“Percasi termasuk cabang olahraga yang paling rutin mengadakan kompetisi. Ini langkah konkret dalam mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan tingkat Jawa Timur,” tegasnya.
Turnamen Liga Catur 2026 juga menghadirkan momen menarik ketika Kadis Pendidikan, Amsar Azhari Siregar, S.H., M.M., tampil dalam pertandingan eksebisi melawan seorang atlet perempuan yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Dalam laga tersebut, Kadis Pendidikan berhasil memenangkan pertandingan dengan durasi kurang dari tujuh menit, yang disambut antusias para peserta dan penonton.
Dengan sistem kompetisi yang terstruktur dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Percasi Kabupaten Mojokerto optimistis mampu melahirkan atlet-atlet catur potensial yang siap bersaing di level provinsi pada 2027 mendatang.(Kar)
















