MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Upaya menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok terus dilakukan pemerintah. Selasa (17/02/2026), tim dari Badan Pangan Nasional (BAPANAS) bersama Satgas Pangan dan Perum Bulog Cabang Mojokerto melakukan inspeksi langsung ke sejumlah pasar tradisional di wilayah Mojokerto.
Pemantauan dilakukan di Pasar Mojosari, Kabupaten Mojokerto, serta Pasar Tanjung Anyar. Kegiatan ini bertujuan memastikan harga dan ketersediaan bahan pangan pokok tetap terkendali di tingkat pedagang maupun konsumen.
Sejak pagi, tim gabungan berkeliling meninjau lapak pedagang, berdialog secara langsung, sekaligus mencatat perkembangan harga sejumlah komoditas strategis. Di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam ras, daging ayam, cabai, bawang merah, hingga bawang putih.
Hasil pengecekan menunjukkan harga kebutuhan pokok secara umum masih dalam kondisi stabil dengan stok yang mencukupi.
Meski terdapat kenaikan tipis pada beberapa komoditas, fluktuasinya dinilai masih dalam batas wajar. Perwakilan tim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan harga, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.
Sementara itu, Pimpinan Bulog Cabang Mojokerto, Muhammad Husin, memastikan ketersediaan stok beras dan komoditas utama lainnya dalam kondisi aman.
“Stok beras aman dan mencukupi untuk menghadapi bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri. Kami siap melakukan langkah intervensi pasar jika diperlukan,” ujarnya.
Sinergi antara BAPANAS, Satgas Pangan, dan Bulog diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah. Melalui pengawasan lapangan dan koordinasi lintas sektor, pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas harga serta menjamin kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga terjangkau.(Kar)
















