Diduga Sopir Mengantuk, Kecelakaan Beruntun Libatkan Empat Kendaraan di Bangsal Mojokerto

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan tiga truk dan satu sepeda motor.
Kendaraan yang terlibat yakni truk gandeng nopol AG-8806-UM yang dikemudikan Ali Imron (27), warga Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, dengan penumpang Supriyono (46), warga Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri.

Selain itu, terdapat tractor head nopol B-9791-CQA yang dikemudikan Agus Minto (50), warga Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, serta truk nopol K-9318-AC yang dikemudikan Utomo Manadala Putra (26), warga Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara. Satu kendaraan lain yang terdampak adalah sepeda motor Yamaha nopol W-5638-XS yang dikendarai Muh. Tafakur (45), warga Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, truk gandeng AG-8806-UM semula melaju dari arah timur ke barat. Sementara tiga kendaraan lainnya melaju dari arah berlawanan, yakni barat ke timur. Sesampainya di lokasi kejadian, truk gandeng diduga oleng ke kanan karena pengemudi mengantuk.

Akibatnya, truk tersebut menabrak tractor head B-9791-CQA, kemudian kembali menghantam truk K-9318-AC. Benturan keras membuat truk K-9318-AC terguling dan menimpa sepeda motor Yamaha yang berada di belakangnya, sehingga terjadilah kecelakaan beruntun.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat. Namun, pengemudi truk gandeng, Ali Imron, mengalami luka-luka di bagian wajah dan segera dievakuasi ke RS Sidowaras, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto untuk mendapatkan perawatan medis.

Salah satu saksi di lokasi, Ryan Ardhi Putra Anglis (24), warga Kabupaten Pati, turut dimintai keterangan oleh petugas.

Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp10 juta. Dugaan sementara, faktor penyebab kecelakaan adalah kelalaian pengemudi truk gandeng yang kurang konsentrasi dan tidak mampu mengendalikan kendaraannya.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi, serta mengurus visum korban luka. Hingga saat ini, proses evakuasi kendaraan yang terlibat masih berlangsung dan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian berangsur normal.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *