MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, melakukan peletakan batu pertama rekonstruksi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Jumali di Desa Centong, Kecamatan Gondang. Pembangunan rumah tersebut resmi dimulai dan ditargetkan selesai dalam waktu dua pekan ke depan.
Dalam keterangannya, Bupati yang akrab disapa Gus Barra itu menyampaikan rasa syukur atas dimulainya proses pembangunan. Ia berharap, dalam waktu dekat Jumali bersama istrinya dapat segera menempati rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman.
“Alhamdulillah hari ini kita mulai pembangunan. Insyaallah dua minggu ke depan sudah rampung sehingga Pak Jumali dan istri bisa tinggal di rumah yang lebih baik,” ujarnya.
Rekonstruksi RTLH ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Dukungan pembiayaan pembangunan berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Sementara itu, penyediaan akses air bersih didukung oleh Perumdam Mojopahit.
Untuk sambungan listrik, bantuan diberikan oleh PLN bersama YBM PLN. Selain itu, dukungan juga datang dari BPR Majatama Perseroda serta Pemerintah Kabupaten Mojokerto yang turut membantu pemenuhan kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat.
Tak hanya pembangunan fisik rumah, Pemkab Mojokerto juga memastikan Jumali dan istrinya mendapatkan bantuan sosial. Mulai besok, keduanya dapat mengakses layanan kesehatan gratis, baik di puskesmas maupun rumah sakit daerah.
Menurut Gus Barra, sinergi lintas sektor ini menjadi contoh nyata semangat gotong royong dalam menghadirkan solusi bagi warga yang membutuhkan. “Ketika semua bergerak bersama, insyaallah persoalan masyarakat bisa kita tangani dengan cepat dan tepat,” tegasnya.
Program rekonstruksi RTLH ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam meningkatkan kualitas hunian warga kurang mampu serta memperkuat perlindungan sosial di daerah.(Kar)
















