MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM– Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Pemerintah Kota Mojokerto kembali menggelar Pasar Takjil Ramadan di Pasar Rakyat Ketidur, Kecamatan Prajurit Kulon. Agenda tahunan ini akan berlangsung selama tujuh hari, mulai 26 Februari hingga 4 Maret 2026, setiap pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menyampaikan bahwa penyelenggaraan pasar takjil ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung geliat ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sekaligus memperkuat nuansa kebersamaan selama Ramadan.
Menurutnya, Pasar Takjil bukan sekadar tempat berburu hidangan berbuka puasa, tetapi juga ruang silaturahmi dan ajang syiar yang menghadirkan suasana Ramadan lebih hidup di tengah masyarakat. “Kami ingin Ramadan di Kota Mojokerto terasa hangat, penuh kebersamaan, dan memberi dampak ekonomi bagi warga,” ujarnya.
Beragam kegiatan turut meramaikan gelaran tahun ini. Di antaranya lomba patrol dan bedug yang diikuti pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA hingga Karang Taruna. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati bazar Koperasi Kelurahan Merah Putih, program QRIS Racing bersama Bank Indonesia, bazar kuliner, pasar murah, serta wahana permainan keluarga.
Wali kota yang akrab disapa Ning Ita itu menambahkan, rangkaian acara tersebut dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Keterlibatan pelajar, pemuda, koperasi, hingga pelaku UMKM menjadi cerminan semangat gotong royong yang terus dijaga.
Pemkot Mojokerto berharap Pasar Takjil Ramadan 2026 dapat menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk menikmati suasana berbuka puasa yang aman, nyaman, dan meriah di jantung kota.(Kar)
















