Isi Ramadan dengan Tadarus Al Qur’an, Ketua PWI Mojokerto Ajak Anggota Raih Keberkahan

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Memasuki hari kelima Ramadan 1447 Hijriah, jajaran PWI Mojokerto Raya terus istiqamah menggelar kegiatan tadarus Alquran di Sekretariat PWI yang berlokasi di Jalan Pekayon No.99, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Hingga hari kelima, bacaan Alquran para anggota telah mencapai Juz 20.

Ketua PWI Mojokerto Raya, Aminuddin Ilham, mengatakan kegiatan tadarus ini tidak sekadar mengisi waktu luang selama bulan suci Ramadan, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan keimanan dan kebersamaan antaranggota.

“Kegiatan ini kami niatkan agar anggota PWI Mojokerto tidak hanya aktif dalam menjalankan tugas jurnalistik, tetapi juga mendapatkan keberkahan Ramadan. Ada lima manfaat besar dari tadarus Alquran yang ingin kami raih bersama,” ujarnya.Minggu (22/2) Malam

Menurutnya, Ramadan adalah bulan penuh berkah, ampunan, dan momentum memperbanyak ibadah. Setiap amalan kebaikan yang dilakukan pada bulan ini akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Adapun lima manfaat tadarus Alquran di bulan Ramadan yang disampaikan Ketua PWI Mojokerto antara lain:

Mendapat pahala yang berlipat ganda, karena setiap huruf yang dibaca bernilai ibadah.

Menjadi syafaat atau penolong di hari kiamat, sebagaimana Alquran akan memberi pertolongan bagi para pembacanya.

Memberikan ketenangan hati, sehingga menjadi penyejuk jiwa di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari.

Dicintai Allah SWT, karena termasuk golongan yang gemar membaca dan mengamalkan Alquran.

Dikumpulkan di surga bersama malaikat, sebagai balasan bagi mereka yang istiqamah membaca kitab suci.

Selain menggelar tadarus, PWI Mojokerto juga berencana memperingati Nuzulul Qur’an bersama seluruh anggota dengan menghadirkan ulama ternama asal Mojokerto. Tak hanya itu, kegiatan sosial seperti berbagi takjil kepada masyarakat juga akan dilaksanakan.

Pada malam ke-21 Ramadan, Aminuddin Ilham juga akan mengajak anggota PWI Mojokerto untuk melakukan ziarah ke Wali Lima sebagai bagian dari refleksi spiritual.

“Saya ingin Ramadan tahun ini benar-benar terasa maknanya bagi anggota PWI Mojokerto. Di tengah kesibukan sebagai jurnalis yang setiap hari memburu berita, kami harus tetap menjaga keseimbangan antara tugas profesi dan kewajiban sebagai umat Muslim,” pungkasnya.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *