Polsek Jatirejo Gerak Cepat Tangani Penemuan Pria Tewas Tergantung di Rumahnya

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Warga Dusun Jasem, Desa Dinoyo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial MF (23) yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh paman korban, Khorin Nasikin (46), yang saat itu datang berkunjung ke rumah adiknya, M. Ibrahim Soleh (43), yang juga berada di Dusun Jasem.

Saat berbincang, Ibrahim meminta Nasikin untuk melihat kondisi korban karena sudah cukup lama tidak terlihat sejak awal bulan Ramadan. Biasanya, korban kerap datang ke rumah keluarga untuk meminta makan sebelum bulan puasa dimulai.

“Biasanya korban sering datang sebelum puasa untuk meminta makan, tetapi sejak awal Ramadan tidak pernah terlihat lagi,” ungkap salah satu saksi.

Menindaklanjuti permintaan tersebut, Nasikin kemudian menuju rumah orang tua korban yang letaknya berada di belakang rumah Ibrahim. Namun setibanya di lokasi, ia justru dikejutkan dengan temuan kerangka manusia yang tergantung di ruang tengah rumah tersebut.

Nasikin segera kembali ke rumah Ibrahim untuk memastikan identitas korban. Setelah keduanya kembali ke lokasi, mereka memastikan bahwa jasad tersebut adalah Muhammad Fatoni yang selama ini diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut.
Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Kepala Dusun setempat yang selanjutnya diteruskan ke pihak Polsek Jatirejo.

Mendapat laporan dari warga, petugas Polsek Jatirejo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan tim Identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya seutas tali tambang sepanjang kurang lebih tiga meter, sebuah jaket hoodie berwarna ungu, serta satu buah celana.

Kapolsek Jatirejo AKP Agus Setiawan, S.H., M.H. mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap peristiwa tersebut.

“Hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti kejadian ini,” ujar Kapolsek.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *