MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar Konsultasi Publik Pemindahan Ibu Kota Kabupaten sebagai langkah strategis dalam penataan wilayah dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (3/2/2026) di Hotel Aston Mojokerto.
Konsultasi publik ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD Kabupaten Mojokerto, akademisi, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Forum ini menjadi ruang dialog terbuka guna menyerap aspirasi dan masukan sebelum kebijakan pemindahan ibu kota ditetapkan.
Bupati Mojokerto Dr. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum menegaskan bahwa konsultasi publik merupakan bagian penting dalam memastikan setiap kebijakan pemerintah lahir dari kajian yang matang dan partisipatif.
“Melalui forum ini, kami membuka ruang dialog bersama Forkopimda, DPRD, akademisi, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil sesuai regulasi dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Barra.
Menurutnya, pemindahan ibu kota tidak dimaksudkan untuk menjauhkan pelayanan kepada masyarakat, melainkan justru untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat, merata, dan berkeadilan di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto.
“Pemindahan ibu kota bukan untuk menjauhkan pelayanan, tetapi untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih efektif, merata, dan adil bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto,” tegasnya.
Gus Barra juga menuturkan bahwa rencana pemindahan pusat pemerintahan merupakan bagian dari cita-cita para pemimpin daerah terdahulu yang hingga kini belum terealisasi.
“Pemindahan pusat pemerintahan ini merupakan cita-cita para pemimpin daerah sebelumnya. Pada periode kepemimpinan kami, kami berharap rencana ini bisa direalisasikan,” tuturnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendiskusikan berbagai hambatan dan tantangan yang ada, serta memberikan dukungan agar rencana pemindahan ibu kota dapat berjalan dengan baik.
“Mari kita diskusikan bersama, kita support bersama seluruh elemen masyarakat dalam konsultasi publik ini, sehingga hambatan-hambatan yang ada dapat kita atasi,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Gus Barra optimistis pemindahan pusat pemerintahan akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Insya Allah, pemindahan pusat pemerintahan ini akan menumbuhkan pusat-pusat perekonomian baru di Kabupaten Mojokerto,” pungkasnya.(Kar)
















