MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto sukses menggelar debat publik ketiga, pasangan calon bupati dan wakil bupati Mojokerto Tahun 2024. pada Senin (18/11).
Debat tersebut berlangsung di salah satu stasiun televisi swasta Jawa Timur ini. Dengan mengusung tema “ Peran pemerintah daerah dalam menyelaraskan program daerah dengan nasional untuk meningkatkan pelayanan publik serta strategi dalam perekonomian”
Saat berdebat yang disiarkan live ini, Kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati Mojokerto, Paslon No 01 Ikfina Fahmawati – Sya’dulloh Syarofi (IDOLA) dan Paslon 02, Dr Muhammad Al Barra Lc, M.Hum, – dr Muhammad Rizal Octavian, (MUBAROK) mendapat sejumlah pertanyaan dari panelis dan juga saling tanya jawab antar calon.
Pasangan calon (Paslon) Gus Barra – dr Rizal ( MUBAROK) dengan lancar menjawab semua yang diajukan oleh panelis, seperti saat pertanyaan panelis, bahwa angka kemiskinan di kabupaten Mojokerto masih masih tinggi, ide dan gagasan apa yang di lakukan dalam Lima tahun menjadi bupati Mojokerto supaya angka kemiskinan turun.
Dengan tegas dan lugas, Gus Barra menyampaikan, bahwa program-program kerja yang akan kita lakukan untuk pengerasan kemiskinan ini, sudah tertata dengan baik, dan ada beberapa program yang telah di siapkan, dan ia yakin program tersebut akan mampu menurunkan angka kemiskinan di kabupaten Mojokerto
“Pertama, dirinya ada program bedah rumah, program membuka lapangan kerja dengan seluas-luasnya, mewujudkan iklim investasi yang ramah, sehingga itu akan membuka lapangan pekerjaan bagi warga Mojokerto” jelasnya
Dan selain itu, Gus Barra, juga akan menciptakan wirausaha per desa di kabupaten Mojokerto mencetak 10 wirausahawan, untuk kalangan Milenial kami punya program kreatif hak.
“Dimana milenial Gadget ini, kemudian terwadahi kreatifnya sehingga menghasilkan sesuatu tambahan untuk dirinya” papar Gus Barra
Selain itu,masih kata Gus Barra dalam mengentas kemiskinan di kabupaten Mojokerto, juga akan merangkul pihak swasta dan pihak industri, dimana industri memiliki Corporate Social Responsibility (CSR)
“CSR ini kita bisa manfaatkan untuk sama-sama punya partisipasi untuk menanggulangi kemiskinan di kabupaten Mojokerto” lanjut Gus Barra
Dalam program untuk mengentas kemiskinan, Gus Barra juga menyampaikan, terkadang dirinya memposisikan diri sebagai swasta, hal itu saat covid 19 dimana saat masyarakat kesulitan mendapatkan bahan pokok, kami secara pribadi memberi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan hingga tak terhingga jumlahnya.
“Saat itu saya memposisikan diri sebagai swasta, artinya pihak swasta itu perlu di rangkul untuk CSR nya dan dana berlebihnya bisa di kolaborasikan dengan pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan di kabupaten Mojokerto’ “imbuh Gus Barra
Selain itu, MUBAROK juga akan mewujudkan tata kelola pemerintahan kabupaten Mojokerto yang bersih, jujur, amanah dan bebas Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN)
“Untuk itu jangan lupa coblos Nomor 02” pungkas Gus Barra. (Kar)
















