SURABAYA, JURNALDETIK.COM– Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, memastikan bahwa penyambutan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Dardak usai menjalani retreat di Magelang akan digelar secara sederhana.
Adhy menyebut bahwa acara penyambutan ini tetap dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap pemimpin daerah, namun dengan konsep yang tidak berlebihan.
“Kami pastikan bahwa penyambutan Ibu Gubernur dan Pak Wagub setelah retreat di Magelang akan dilakukan dengan sederhana. Yang terpenting adalah memberikan penghormatan dan menunjukkan semangat kebersamaan,” ujar Adhy Karyono, Senin (24/2/2025).
Menurut Adhy, fokus utama Pemerintah Provinsi Jawa Timur saat ini adalah memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan optimal. Oleh karena itu, penyambutan tidak akan mengganggu jalannya pemerintahan serta tetap mengedepankan efisiensi.
Sementara itu, sejumlah pejabat dan pegawai di lingkungan Pemprov Jatim disebut tetap antusias menyambut kedatangan Khofifah dan Emil. Namun, mereka akan mengikuti arahan untuk tidak mengadakan penyambutan dengan arak-arakan atau perayaan besar-besaran.
“Kami ingin suasana tetap khidmat dan tidak berlebihan. Yang utama adalah bagaimana kita bersama-sama melanjutkan pembangunan di Jawa Timur dengan semangat yang baru setelah retreat ini,” tambah Adhy.
Retreat yang dijalani oleh Khofifah dan Emil di Magelang sendiri disebut sebagai momen refleksi dan konsolidasi guna memperkuat kepemimpinan di Jawa Timur. Diharapkan, setelah kembali dari kegiatan tersebut, keduanya dapat membawa semangat baru dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun mengajak seluruh masyarakat untuk tetap mendukung kepemimpinan Khofifah-Emil dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.(Kar)
















