MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM – Perolehan 10 kursi parlemen, rekom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) jadi rebutan dua bakal calon bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dan Muhammad Al Barra yang saat masih menjabat bupati dan wakil bupati Mojokerto.
Keduanya di Pilkada kabupaten Mojokerto 2024 pecah kongsi dan keduanya memutuskan menyatakan diri running di Pemilihan bupati pada bulan November mendatang sendiri-sendiri.
Saat ini, keduanya tengah bersaing untuk merebut rekom dari sejumlah partai sebagai syarat untuk maju di Pilkada, salah satu rekomendasi partai yang di perebutkan adalah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Setelah kemarin, pada Sabtu (4/5/2024) mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor DPC PKB kabupaten Mojokerto Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mojokerto. Hari ini giliran Muhammad Al Barra (Gus Barra) yang mendatangi kantor DPC PKB di Jln. Raya Jabon Mojosari, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Pada Minggu (5/5/2024)
Gus Barra, tiba di kantor DPC PKB sekitar pukul 16 00 Wib di kawal puluhan relawan, dari GP Ansor, Gas Gus dan Prabu di sambut oleh Ayni Zuhroh ketua DPC PKB bersama ketua dewan syuro dan ketua dewan rois langsung menuju ruangan guna menyampaikan visi misinya dari Gus Barra.
Setelah Dua jam, menyampaikan visinya, kepada awak media Gus Barra mengatakan di hadapan para pengurus PKB tadi kami menyampaikan visi misi saya ketika nanti mendapat rekomendasi oleh PKB
“Apa yang menjadi visi misi saya nanti akan dikawal olah partai PKB maupun partai yang mendukung saya di pilihan bupati kali ini” ucap Gus Barra
Adapun, visi misi saya, masih kata Gus Barra, Judul besar kita adalah menjadikan kabupaten Mojokerto maju, adil dan makmur, melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan penguatan infrastruktur.
“Dan disini intervensi kita misi kita ada di pendidikan, kesehatan dan peningkatan infrastruktur ekonomi” tambah Gus Barra.
Selain itu, terkait Pendidikan, Gus Barra mempunyai angan-angan bakal memberikan beasiswa setiap tahunnya kepada masyarakat kabupaten Mojokerto.
“Minimal 100 mahasiswa berprestasi kabupaten Mojokerto kita biaya kuliah mereka secara gratis sampai selesai, dan setelah lulus mereka akan mengabdi kepada masyarakat Mojokerto” lanjut Gus Barra
Kemudian ada pendidikan integral, adalah pendidikan yang di kolaborasi dengan pendidikan agama, dan ini kita berkerja sama dengan TPQ dan Madrasah Diniyah di kabupaten Mojokerto.
“Untuk agar anak-anak kita tumbuh berkembang tak menjadi anak-anak yang tak berakhlak, tapi menjadi tumbuh berkembang menjadi anak-anak yang bermoral dan berakhlaktur karimah” kata Gus Barra
Sementara itu, Ayni Zuhro ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto, mengatakan, bahwa walau PKB punya golden tiket untuk memberangkatkan sendiri, dan Ketum kita sudah berstetmen bahwa siapapun, baik itu internal atau eksternal bisa untuk menjadi kandidat bakal calon kepala daerah di usung PKB.
“Asal calon tersebut mempunyai elektabilitas, kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni” kata Ayni Zuhroh
Ia juga menyampaikan, PKB tidak boleh gegabah dalam memilih calon, dan salah satu tokoh yang mempunyai elektabilitas yang mumpuni adalah Gus Barra, mangkanya kita beri formulir.
” Dan Alhamdulillah Gus Barra cekatan dan cepat masuk, berarti niat Gus Barra sangat besar untuk bisa dapat rekom dari PKB” lanjut Ayni Zuhroh
“Tetap keputusan bukan dari DPC PKB, keputusan rekom tetap ada di DPP PKB, jadi kami mohon Gus Barra tetap mengikuti tahapan selanjutnya” tukas Ayni Zuhroh yang juga Ketua DPRD kabupaten Mojokerto ini. (Kar)














