MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM— Nuansa kekeluargaan begitu terasa di Lapas Kelas IIB Mojokerto usai pelaksanaan Salat Idul Adha, Jumat (6/6/2025). Seusai beribadah, seluruh pegawai berkumpul di halaman kantor untuk menikmati santapan pagi bersama. Hidangan sederhana nan istimewa, pecel khas Blora, tersaji hangat di atas meja.
Acara sarapan bersama ini telah menjadi tradisi tahunan yang selalu dinantikan. Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antarpegawai. Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan, turut hadir dan berbaur bersama seluruh jajaran.
“Idul Adha merupakan momentum yang sangat baik untuk memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas. Melalui momen seperti ini, kita bisa saling berbagi cerita, canda, dan energi positif,” ujar Kalapas dalam sambutannya.
Lebih dari sekadar menikmati hidangan, kegiatan ini bertujuan menciptakan suasana kerja yang harmonis dan membangun semangat kekeluargaan di lingkungan Lapas. Diharapkan, semangat ini akan turut mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan kinerja ke depannya.
Dengan menu pecel yang menggugah selera dan suasana penuh keakraban, acara sarapan bersama ini menjadi penutup rangkaian awal perayaan Idul Adha di Lapas Mojokerto dengan nuansa hangat dan penuh makna.(Kar)














