banner 728x250

Polres Mojokerto Juga Amankan Wanita Pengedar Sabu Di Sooko Mojokerto

banner 120x600
banner 468x60

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM- Gerak cepat dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Mojokerto hingga berhasil membekuk Lilik Nur Indahsari (33), seorang wanita pengedar sabu asal Dusun Krajan, Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Kamis (09/06) sore.

Kasat Resnarkoba Polres Mojokerto AKP Bambang Tri Sutrisno menyampaikan, pelaku diamankan di sebuah rumah yang terletak di Dusun Kedungbendo, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, sekitar pukul 17.30 WIB.

banner 325x300

“Pelaku kedapatan membawa barang bukti narkotika jenis sabu dan barang bukti tersebut didapatkan dengan cara membeli dari seorang yang bernama Dowi (35) yang juga sudah tertangkap,” paparnya.

Baca Juga :  DPD PAN Daftarkan 50 Calegnya Ke KPU Kabupaten Mojokerto Dengan Memakai Sarung

“Dowi ini berasal dari Dusun Prayan, Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto,” tambahnya.

Petugas telah berhasil mengumpulkan beberapa barang bukti, diantaranya 6 paket sabu kemasan plastik klip dengan berat kotor masing-masing 0,74 gram, 0,24 gram, 0,38 gram, 0,30 gram, 0,32 gram, dan 0,38 gram, serta 15 (lima belas) buah plastik klip kosong.

Tak hanya itu, ditemukan pula 1 buah pipet kaca, 1 buah korek api warna merah, 2 buah sekrop plastik warna putih dan hitam, 1 buah alat hisap, 1 buah dompet warna merah muda, dan 1 unit handphone merk Oppo warna biru.

Baca Juga :  Polresta Mojokerto Pantau Distributor Minyak di Area Pasar

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar membenarkan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan pelaku pengedar sabu di Sooko Mojokerto.

Menurutnya, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli atau memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu dan bentuk tanaman jenis ganja.

“Pelaku kami kenakan pasal berlapis, yakni pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Undang undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling 20 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 10 miliar,” pungkasnya.(Kar)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *