banner 728x250

Diduga Tidak Memiliki Izin Edar BPOM RI, Barracuda Laporkan PT. Bunga Jaya Jati Bintang Di Polres Mojokerto

banner 120x600
banner 468x60

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM–Diduga tidak memiliki ijin edar perdagangan LKH Barracuda melaporkan PT. Bunga Jaya Jati Bintang produsen roti dengan merk Mawar Bunga Puti yang beralamatkan di Jalan Raya Jabung Jatirejo Desa Sumengko Kecamatan Jatirejo Mojokerto ke Polres Mojokerto.Senin (13/6) di Polres Mojokerto.

Menurut Kayat Begawan, Mengatakan, laporan ini merupakan hasil penelitian Barracuda selama Bulan Mei 2022 hingga pertengahan Juni 2022. Sebanyak 9 kali tahapan penelitian yang telah dilakukan. Penelitian tahap pertama dimulai pada 12 Mei, 13 Mei dan 15 Mei 2022 untuk mengumpulkan material produk. Dilanjutkan penelitian kedua pada 30 Mei, 31 Mei dan 10 Juni 2022 untuk menguji hipotesa dasar terkai produk roti yang dihasilkan oleh PT. Bunga Jaya Jati Bintang. Pada tahap akhir penelitian dilakukan pada 13 Juni 2022 untuk menguji kesimpulan dan terdapat 29 jenis roti yang diedarkan tanpa ijin.

banner 325x300

“Metode penelitian Kami lakukan dengan melakukan pembelanjaan langsung di 2 Dua) outlet resmi PT. Bunga Jaya Jati Bintang yaitu Toko Roti Mawar Bunga Puti yang beralamatkan di Jalan Raya Jabung Jatirejo dan Toko Roti Mawar Bunga Puti yang beralamatkan di Jl. Raden Wijaya No. 17A Kota Mojokerto,” terang Kayat Begawan.

Baca Juga :  Ngisi Tausiah Di Musolla Misbakul Anwar, Gus Barra Disambut Ribuan Warga Lolawang

Masih terang Kayat, karya ini sebagai sumbangsih Barracuda kepada masyarakat agar mereka tidak dijadikan objek perdagangan para pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab.

“Kasihan masyarakat. Sangat berbahaya mengkonsumsi roti yang tidak memiliki izin edar dari BPOM RI. Tidak ada jaminan bahwa roti-roti itu aman dikonsumsi. Semoga masyrakat selalu berhatihati mengkonsumsi roti atau makanan lainnya,” jelas Kayat.

29 roti Mawar Bunga Puti yang dilaporkan Barracuda ke Polres Mojokerto adalah sebagai berikut : 1 (Satu) jenis Roti Mini Vanila Top, tidak memiliki izin edar; 15 jenis roti diduga memakai izin edar palsu karena memakai izin edar BPOM RI MD 235413006664 yang merupakan izin edar milik Roti Sisir Civic kemasan plastik 45 gr. 15 jenis roti tersebut adalah Lapis Surabaya Slice, Sisir Civic Meses, Mocca Cake Segitiga, Sisir Civic Meses, Cum Cum, Pastry Pisang Keju, Pastry Pisang Coklat, Gulung Meses, Gulung Abon, Gulung Coklat, Banana Cake Keju, Chiffon Slize. Muffin Coklat, Muffin Keju dan Kue Sus Fla.

13 jenis roti lainnya patut diduga memakai izin edar palsu karena memakai izin edar BPOM RI MD 235413007664 yang merupakan izin edar milik Roti Manis Aneka Rasa. 13 jenis roti tersebut adalah Delicius Keju kering, Delicius Topping, Roti Banana Isi 8, Ball Nana Bulat Manis, Bajul Fla, Bajul Meses, 9 Rasa Fla, 9 Rasa Kacang, 9 Rasa Topping Manis, Bludder Manis, Bludder Manis, Roti Selai dan Bludder Ball.

Baca Juga :  Pastikan Rumah yang Ditinggal Mudik Aman, Polresta Malang Kota Intensifkan Patroli Pemukiman

Sementara itu Ketua Umum Barracuda Indonesia Hadi Gerung sehabis laporan pada wartawan mengatakan bahwa ini kejahatan pangan yang luar biasa.

“Produsen ini sangat nekad dan berani sekali. Bayangkan 29 produk yang patut diduga tidak mempunyai izin edar BPOM RI telah mereka produksi dan diperdagangkan ke masyarakat luas”kata Hadi Gerung

Padahal, lanjut Hadi Gerung, tindak pidananya sungguh berat sekali sebagiamana dimaksud dalam Pasal 142 UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan yang menyatakan bahwa Pelaku Usaha Pangan yang dengan sengaja tidak memiliki izin edar terhadap setiap Pangan Olahan yang dibuat di dalam negeri atau yang diimpor untuk diperdagangkan dalam kemasan eceran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 91 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah)

” PT. Bunga Jaya Jati Bintang Kami laporkan dengan dugaan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 142 dan/atau Pasal 144 UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan/atau Pasal 62 ayat (1) UU No. 8 Tahun 1999 tentan Perlindungan Konsumen.” ungkap Hadi Gerung

Baca Juga :  Kasi Humas Polresta Mojokerto Beri Pelatihan Jurnalistik Pada Bhabinkamtibmas

Dengan laporan ini, dirinya berharap Polres Mojokerto segera menindaklanjuti laporan tersebut. karena barang yang di edarkan oleh PT. Bunga Jaya Jati Bintang sangat membahayakan bagi kesehatan masyarakat Mojokerto

“Saya berharap Kapolres Mojokerto segera mengambil langkah cepat untuk menindaklanjuti laporan dari Barracuda” pungkas Hadi Gerung di depan ruangan Satreskrim Polres Mojokerto

Sementara itu, Carlin Pemilik PT Bunga Jaya Jati bintang mengakui memang belum.memiliki izin edar dari BPOM, “ Pabrik ini berdiri sekitar 10 tahunan, dan empat tahun terakhir ini, kami sudah mengurus, perizinan, masih dalam proses, belum selesai,” terangnya ( Kar)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *