Berada di Grup Neraka, Tim Mini Soccer PWI Mojokerto Jadi Juru Kunci Turnamen HUT RI ke-81 Pokja Wartawan DPRD Surabaya

Oplus_16908288

PASURUAN,JURNALDETIK.COM– Tim Mini Soccer Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto harus puas berada di posisi juru kunci Grup A setelah menjalani pertandingan berat dalam Turnamen Mini Soccer dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pokja Wartawan DPRD Surabaya.

Turnamen berlangsung di Lapangan BJS Mini Soccer Taman Dayu, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, pada 21 Agustus 2026. Ajang tersebut diikuti sejumlah tim kuat dari kalangan jurnalis maupun komunitas sepak bola di Jawa Timur.

PWI Mojokerto tergabung di Grup A yang dinilai sebagai “grup neraka”. Tim berjuluk Laskar Pena Mojopahit tersebut harus bersaing dengan PWI Surabaya dan Judes FC, dua tim yang memiliki kualitas permainan serta pengalaman cukup mumpuni.

Pada pertandingan pertama, PWI Mojokerto harus mengakui keunggulan PWI Surabaya dengan skor 0-2. Kemudian pada laga kedua, PWI Mojokerto kembali menelan kekalahan setelah takluk 0-3 dari Judes FC.

Hasil tersebut membuat PWI Mojokerto gagal melangkah ke babak berikutnya dan harus menempati posisi terbawah klasemen Grup A.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para pemain. Selain menghadapi lawan-lawan tangguh, faktor kebugaran juga menjadi tantangan tersendiri bagi skuad PWI Mojokerto. Pasalnya, sebagian besar pemain baru saja mengikuti Turnamen Fourfeo Mini Soccer Piala PWI Mojokerto 2026 yang digelar PWI Mojokerto pada 18 Agustus 2026 di Lapangan Asy Syarif, Brangkal, Kabupaten Mojokerto.

Dalam turnamen tersebut, PWI Mojokerto berhasil keluar sebagai juara pertama setelah tampil maksimal dan meraih hasil membanggakan. Jarak waktu yang relatif dekat antara turnamen di Mojokerto dengan pertandingan di Pasuruan membuat faktor kelelahan turut memengaruhi kondisi fisik pemain.

Ketua PWI Mojokerto Raya, Aminuddin Ilham, mengakui bahwa kondisi fisik pemain yang belum sepenuhnya pulih menjadi salah satu faktor yang memengaruhi penampilan tim. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut bukan alasan untuk mengurangi apresiasi terhadap perjuangan para pemain.

“Memang harus kami akui, faktor kelelahan juga cukup berpengaruh. Sebelumnya, pada 18 Agustus, teman-teman baru saja mengikuti Turnamen Fourfeo Mini Soccer Piala PWI Mojokerto di Lapangan Asy Syarif Brangkal dan alhamdulillah berhasil menjadi juara pertama. Hanya berselang beberapa hari, kami kembali mengikuti turnamen di Pasuruan dengan lawan-lawan yang juga sangat kuat,” ujar Aminuddin Ilham, Sabtu (22/8/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi tim PWI Mojokerto untuk terus melakukan evaluasi, terutama dalam menjaga kebugaran dan mempersiapkan tim ketika harus mengikuti beberapa agenda pertandingan dalam waktu yang berdekatan.

“Selain faktor kelelahan, kami juga berada di grup yang cukup berat karena harus menghadapi tim-tim yang memiliki kualitas permainan bagus. Namun, kami tetap bersyukur bisa berpartisipasi dan memberikan yang terbaik. Bagi kami, hasil pertandingan bukan satu-satunya tujuan. Yang lebih penting adalah sportivitas, kebersamaan dan silaturahmi antarwartawan,” jelasnya.

Aminuddin juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah menunjukkan semangat juang dan menjaga nama baik PWI Mojokerto selama pertandingan.

“Menang dan kalah merupakan bagian dari olahraga. Setelah sebelumnya menjadi juara di turnamen yang kami gelar sendiri, kali ini kami harus menerima hasil sebagai juru kunci. Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami. Ke depan, tentu kami akan berusaha meningkatkan latihan, menjaga kebugaran pemain dan melakukan persiapan lebih matang agar PWI Mojokerto bisa tampil lebih baik pada turnamen berikutnya,” pungkasnya.

Meski gagal melaju ke babak selanjutnya, keikutsertaan PWI Mojokerto dalam turnamen tersebut tetap menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, membangun kekompakan, serta menjaga semangat sportivitas di kalangan insan pers di Jawa Timur.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *