banner 728x250

Melengkapi Laporan Terhadap PT BUNGGA JAYA JATI BINTANG, Barracuda Penuhi Panggilan Polres Mojokerto Memberi Keterangan Tambahan

banner 120x600
banner 468x60

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Terkait laporan LBH Barracuda Indonesia terhadap PT. BUNGA JAYA JATI BINTANG MOJOKERTO selaku produsen roti dengan merk Bunga Mawar Puti yang diduga tanpa dilengkapi ijin edar, Ketua bersama bersama Kadiv Humas Barracuda penuhi panggilan penyidik dari Polres Mojokerto guna dimintai keterangan tambahan.Selasa (2/8/2022)

Kadiv Humas LBH Barracuda Begawan Kayat, mengatakan kedatangan dirinya bersama ketua Barracuda Hadi Purwanto ST, S.H ke Polres Mojokerto guna penuhi panggilan dari penyidik Polres untu dimintai keterangan tambahan atas laporan LBH Barracuda terhadap PT. BUNGGA JAYA JATI BINTANG

banner 325x300

” Hari ini saya bersama Ketua LBH Barracuda memenuhi panggilan dari Polres Mojokerto terkait laporan tertulis Barracuda ke pihak penyidik Polres Mojokerto” kata Kayat

Begawan menerangkan bahwa permintaan keterangan hari ini adalah menindaklanjuti laporan tertulis Barracuda Indonesia kepada Kapolres Mojokerto pada 7 Juni 2022 dengan nomor register : 2514/BRI/HKM/VI/2022.

“Perkara ini cukup menarik karena roti dengan merk Bunga Mawar Puti cukup terkenal di masyarakat sehingga mereka tidak menyangka kalau beberapa jenis roti tersebut diduga tidak memiliki izin edar sesuai persyaratan dan ketentuan yang diberlakukan,” kata Kayat Begawan.

Menurut Begawan, terdapat 24 jenis roti merk Bunga Mawar Puti yang dilaporkan. Adapun rincian jenis roti yang dilaporkan adalah roti Mini Vanila Top yang diperdagangkan tanpa dilengkapi dengan izin edar. Kemudian 17 jenis roti lainnya dengan memakai izin edar BPOM
RI MD 235413006664 yang dibubuhkan pada label kemasan barang tersebut yang mana izin edar tersebut tidak dapat diyakini kebenarannya.

Baca Juga :  Harkamtibmas, Kapolda Jatim Terima Kunjungan SKK Migas

“Hasil analisa dan kajian kami, izin edar BPOM RI MD 235413006664 adalah untuk produk ROTI SISIR CIVIC Merk BUNGA MAWAR PUTI dengan Kemasan Plastik 45 gr Diproduksi Oleh PT. BUNGA JAYA JATI BINTANG MOJOKERTO. Jadi secara kaidah keilmuan sudah cukup terang bahwa 14 jenis roti yang telah memakai izin edar BPOM RI MD 235413006664 adalah tidak benar,” papar Begawan.

Masih kata Begawan, adapun 14 jenis roti yang dilaporkan karena memakai izin edar BPOM RI MD 235413006664 tersebut adalah (1) Lapis Surabaya Slice, (2) Mocca Cake Segitiga, (3) Sisir Civic Meses, (4) Cum Cum, (5) Pastry Pisang Keju, (6) Pastry Pisang Coklat, (7) Gulung Meses, (8) Gulung Abon, (9) Gulung Coklat, (10) Banana Cake Keju, (11) Chiffon Slize, (12) Muffin Coklat, (13) Muffin Keju dan (14) Kue Sus Fla.

“Ada 9 jenis roti lainnya yang telah memakai izin edar BPOM RI MD 235413007664 dan tidak dapat diyakini kebenarannya. Adapun 9 jenis roti tersebut adalah (1) Delicius Keju
kering, (2) Delicius Topping, (3) Roti Banana Isi 8, (4) Bajul Meses, (5) 9 Rasa Fla, (6) 9 Rasa Kacang, (7) 9 Rasa Topping Manis, (8) Bludder Manis, (9) Bludder Super. Izin edar BPOM RI MD 235413007664 sudah dipakai untuk produk ROTI MANIS ANEKA RASA Merk BUNGA MAWAR PUTI dengan Kemasan Plastik 150 gr, 160 gr, 220 gr, 260 gr, 285 gr dan 290 gr diproduksi Oleh PT. BUNGA JAYA JATI BINTANG MOJOKERTO. Jadi 9 jenis roti yang telah memakai izin edar tersebut tidak dapat Kami yakini kebenarannya,” tegas Kayat Begawan.

Baca Juga :  Tutup Festival Musik Jalanan, Kapolri Komitmen Bangun Ruang Demokrasi yang Positif untuk Jaga Persatuan

Kayat Begawan menjelaskan bahwa pihaknya telah memberi peringatan kepada PT. BUNGA JAYA JATI BINTANG MOJOKERTO melalui surat resmi beberapa kali untuk melengkapi dulu izin edar produk mereka sebelum diperdagangkan, akan tetapi mereka seolah kebal hukum akan permasalahan ini.

“Sebelum kita laporkan. kita sudah mengingatkan agar mengurus ijin dulu sebelum memperdagangan sebuah produk,” tambah Kayat

Sementara itu, Ketua Barracuda Indonesia, Hadi Gerung mengatakan bahwa terkait hal ini timnya telah melakukan penelitian di dua outlet resmi BUNGA MAWAR PUTI yang terletak di Jalan Raya Jabung Jatirejo dan Jalan Raden Wijaya No. 17A Kota Mojokerto. Penelitian telah Kami lakukan sebanyak 7 kali dengan metode pembelian secara langsung pada bulan Mei hingga Juni 2022.

“Kasihan masyarakat jadi objek perdagangan pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab. Tidak ada jaminan mengkonsumsi produk tersebut aman bagi kesehatan masyarakat terutama anak-anak. Karena produk pangan olahan yang belum memiliki izin edar dari BPOM RI dan sangat berbahaya untuk dikonsumsi,” cetus Hadi Gerung.

Hadi menerangkan bahwa PT. BUNGA JAYA JATI BINTANG MOJOKERTO yang beralamatkan di Jalan Raya Jabung Jatirejo, Desa Sumengko Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto,dilaporkan dengan jerat Pasal 142 dan/atau Pasal 144 UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan/atau Pasal 62 Ayat (1) Jo Pasal 8 Ayat (1) huruf (a) (b) UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Nomor Izin Edar yang dicantumkan pada label harus sesuai dengan nomor pendaftaran pangan yang tercantum pada Izin Edar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 Ayat (3) Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan No. 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan.

Baca Juga :  Polsek Jetis Datangi TKP dan Evakuasi Bocah yang Terseret Arus

“Unsur-unsur subjektif dan objektif dalam perkara ini sudah terpenuhi. Bukti-bukti juga sudah terpenuhi. Demi keselamatan masyarakat luas, kami berharap Kapolres Mojokerto segera melakukan tindakan tegas dan terukur untuk menangkap para pelaku. Tidak perlu waktu lama untuk mengungkap kasus ini,” tutur Hadi Gerung.

Lebih lanjut dikatakannya, total 5 jam pemeriksaan hari ini. Terima kasih rekan media sudah sabar menunggu proses permintaan keterangan 24 produk yang memang harus dijabarkan detail.

“Dan kita salut dengan Polres Mojokerto terkait penanganan perkara ini tidak main-main. Tadi kontruksinya sudah ketemu. PT. BUNGA JAYA JATI BINTANG MOJOKERTO hanya mempunyai dua izin edar, artinya produk lainnya memakai izin edar bukan peruntukannya. Jadi kalau yang 2 produk roti yang mempunyai izin edar sesuai peruntukannya memang hari ini di outlet resminya tidak ada barangnya,” ungkap Hadi Gerung.(Kar)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *