banner 728x250

Laporan Perkara Roti Bunga Mawar Puti Ngendap, Ketua LSM Barracuda Datangi Polres Mojokerto

banner 120x600
banner 468x60

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM- Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barracuda Hadi Purwanto ST, SH,pada hari Kamis (16/2/2023) pagi bersama dengan kuasa hukum dan anggota mendatangi kantor Polres Kabupaten Mojokerto untuk melakukan Audensi terkait laporan terhadap PT Bunga Jaya Jati Bintang produsen roti yang di duga tak memiliki ijin edar, yang terkesan ngendap.

Sekitar pukul 10.00 siang, rombongan LSM Barracuda tiba di Polres Kabupaten Mojokerto dan langsung ke ruang eksekutif Polres Mojokerto. Namun sayang, Audensi yang sekira bersama dengan AKBP Wahyudi S.I.K, M,H sehubungan Kapolres ada kegiatan Isra Miroj akhirnya diarahkan ke bagian Satreskrim

banner 325x300

Selesai Audensi dengan Satreskrim Polres Kabupaten Mojokerto sekitar 1 Jam, Hadi Purwanto Ketua LSM Barracuda Indonesia kepada sejumlah wartawan yang setia menunggu mengatakan, Kedatanganya ke Polres Kabupaten Mojokerto beraudensi dengan Kapolres Mojokerto AKBP Wahyudi, bertujuan ingin menanyakan perkembangan laporan perkara pada Senin, 13 Juni 2022 lalu

Baca Juga :  Panitia KPRI Budi Arta Gelar Rapat Pergantian Antar Waktu Terhadap Empat Pengurus Yang Mengundurkan Diri

Dalam laporan itu, PT Bunga Jaya Jati Bintang Mojokerto telah mengedaran roti yang diduga diantaranya tidak memiliki izin, tidak tercantum tanggal kadaluarsa, tidak punya izin dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), dan sejumlah pelanggaran lainnya.

” Ada 29 jenis roti merk BMP produksi PT Bunga Jaya Jati Bintang Mojokerto, yang beberapa diantaranya diduga tidak memiliki izin dan pemalsuan izin.Saat kami tracking, ditemukan ada ketidaksesuaian. Dari 29 jenis roti, ini tidak terdaftar di database BPOM. Bahlan Satu ijin di buat untuk 14 produk,” ungkap Hadi Purwanto.

Lebih lanjut, Hadi menyampaikan, bahwa terhitung telah ada sekitar Delapan bulan perkara ini dalam penanganan polres Mojokerto, namun hingga saat ini Polres Mojokerto belum dapat memberikan kepastian hukum dengan menyimpulkan ada atau tidaknya peristiwa pidana atas permasalahan yang kami laporkan.

Baca Juga :  Polri Pro Aktif Kordinasi dengan Polisi Jepang dan Imigrasi Terkait Dugaan Buronan di Indonesia

“Kami ingin kepastian dalam perkara yang kami laporkan, kalau memang dihentikan penyelidikan ya mohon diterbikan surat penghentian penyelidikan, dan kalau di teruskan ya perkembangnya sampai dimana, karena perkara ini sudah 8 bulan” jelas Hadi

Hadi berharap, ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum ataupun dinas terkait terhadap pelakunya. Sebab, urusan pangan tersebut menyangkut kemaslahatan masyarakat.

“Kasihan masyarakat jadi objek perdagangan ilegal. Kalau pangan sebelum edar, harus ada ketentuan yang wajib dilengkapi berupa izin. Karena jika tidak ada izin, dampaknya terhadap kesehatan dan keselamatan manusia,” katanya.

Sementara itu, Penyidik dari Polres Mojokerto, Aipda Deny dan Aipda Angga yang menemui Audensi LSM Barracuda, mewakili Kanit Tipidek menyampaikan, pihaknya memohon waktu terkait penanganan perkara roti bunga mawar puti ini. Mengingat kasus seperti ini baru pertama kali ditangani Polres Mojokerto

Baca Juga :  Polresta Mojokerto Siapkan Personil Gelar Sispam kota, jelang pemilu 2024

“Perkara tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Tracking tidak bisa kami jadikan alat bukti dan BPOM Surabaya sedang mengalami kendala. Kami tidak menghentikan perkara laporan dari LSM Barracuda dan kami mohon waktu karena yang kami tangani sangat banyak” kata Aiptu Deny. (Kar)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *