MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Kabupaten Mojokerto kembali menegaskan dominasinya di cabang olahraga multisport setelah berhasil meraih juara umum pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Aquathlon Jawa Timur 2026 yang digelar di kawasan Wisata Desa Kabupaten Mojokerto, Minggu (31/5/2026).
Ajang yang memperlombakan dua disiplin olahraga, yakni renang dan lari tersebut, diikuti sekitar 150 atlet dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Timur. Para peserta bersaing dengan rute perlombaan yang memanfaatkan potensi alam dan kawasan wisata desa.
Kontingen Kabupaten Mojokerto sukses mengunci gelar juara umum usai meraih tiga medali emas. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari pembinaan atlet usia dini yang berjalan konsisten, dipadukan dengan pengalaman atlet senior yang dimiliki tim tuan rumah.

Selain menjadi ajang persaingan antar daerah, Kejurprov Aquathlon Jatim 2026 juga dijadikan sarana seleksi atlet sekaligus pencarian bibit-bibit potensial untuk dipersiapkan menuju kejuaraan yang lebih tinggi.
Sekretaris Umum KONI Kabupaten Mojokerto, M. Thoyib SH, mengapresiasi pelaksanaan Kejurprov Aquathlon yang dinilai berjalan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat sekitar.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada cabang olahraga triathlon serta seluruh panitia. Kejurprov Aquathlon kali ini berjalan sukses, lancar, dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Konsep lokasi wisata desa juga sangat efektif untuk mempopulerkan olahraga aquathlon sekaligus mengenalkan potensi wisata lokal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Triathlon Jawa Timur, Anastasia Kirana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Kejurprov Aquathlon di Kabupaten Mojokerto.
“Kami merasa bangga melihat besarnya perhatian dan dukungan terhadap pembinaan atlet triathlon di daerah. Kejurprov ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga triathlon semakin mendapat tempat dan wadah yang baik dalam mengembangkan potensi bibit-bibit muda, termasuk atlet usia 9 hingga 10 tahun yang diproyeksikan menuju Olympic mendatang,” ungkapnya.
Ia juga memberikan penghargaan kepada pengurus cabang Triathlon Kabupaten Mojokerto dan seluruh panitia yang dinilai berhasil menyelenggarakan event dengan baik, meski cabang olahraga tersebut membutuhkan kesiapan teknis, koordinasi lintas sektor, serta standar keselamatan yang tinggi.
“Berkat kerja sama dan dedikasi semua pihak, kegiatan ini dapat berlangsung aman, lancar, dan sukses. Kami juga mengapresiasi para orang tua atlet yang telah memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan pencapaian prestasi atlet,” tambahnya.
Anastasia juga menyampaikan terima kasih kepada KONI Kabupaten Mojokerto dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto atas dukungan penuh terhadap pembinaan olahraga maupun fasilitas penyelenggaraan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, atlet, serta orang tua menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi di masa depan.
“Semoga Kejurprov Aquathlon ini menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi olahraga triathlon di Jawa Timur sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan di seluruh daerah,” pungkasnya.(Kar)

















