Berita  

Sinergi Lintas Instansi Perkuat Penataan Pertambangan MBLB di Mojokerto

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Upaya menata aktivitas pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di Kabupaten Mojokerto terus diperkuat melalui kerja bersama Tim Terpadu. Tim yang dibentuk berdasarkan Keputusan Bupati Mojokerto tersebut melibatkan pemerintah daerah serta sejumlah instansi terkait sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing.

Dalam struktur dan tata kerja Tim Terpadu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto ditunjuk sebagai Ketua Tim. Sementara Polres Mojokerto mengambil peran dalam bidang penegakan hukum bersama unsur terkait lainnya.

Kapolres Mojokerto AKBP Dr.(C) Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan keterlibatan kepolisian menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mendukung pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola pertambangan yang aman, tertib, legal, dan sesuai regulasi.

“Persoalan MBLB tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan koordinasi dan sinergi seluruh unsur, dengan setiap instansi menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing,” ujar Kapolres Mojokerto.

Menurutnya, penanganan aktivitas pertambangan tidak selalu harus dilakukan melalui tindakan hukum. Langkah pencegahan dan pembinaan juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran para pelaku usaha agar menjalankan kegiatan pertambangan sesuai ketentuan.

Pendekatan tersebut dilakukan melalui edukasi, sosialisasi, koordinasi, asistensi, hingga pembinaan terhadap pelaku usaha. Dengan cara itu, diharapkan para pengusaha pertambangan dapat memahami berbagai kewajiban serta aspek legalitas yang harus dipenuhi.

Namun, apabila dalam pelaksanaannya masih ditemukan kegiatan yang melanggar aturan, aparat penegak hukum bersama unsur Tim Terpadu dapat mengambil langkah tegas melalui mekanisme penegakan hukum sesuai ketentuan perundang-undangan.

Kapolres menambahkan, keseimbangan antara pembinaan dan penegakan hukum diperlukan agar penataan sektor pertambangan tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mampu menciptakan tata kelola usaha yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

“Yang kita harapkan adalah terciptanya aktivitas pertambangan yang tertib dan berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, lingkungan, kepentingan masyarakat serta aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sinergi Tim Terpadu tersebut diharapkan dapat membangun ekosistem pertambangan MBLB yang lebih tertata, sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan, kerusakan lingkungan, maupun persoalan sosial yang dapat muncul akibat aktivitas pertambangan yang tidak sesuai ketentuan.

Polres Mojokerto pun menegaskan komitmennya untuk terus membangun koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan. Pendekatan yang humanis, profesional dan presisi akan terus dikedepankan guna mendukung terwujudnya Kabupaten Mojokerto yang aman, tertib, kondusif serta memiliki tata kelola pertambangan yang berkelanjutan.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *