Berita  

Bupati Mojokerto Dukung Trawas Culture Carnival 2026, Sinergi Budaya dan Sound System Hidupkan Pariwisata Lokal

Oplus_16908288

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Pemerintah Kabupaten Mojokerto memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Trawas Culture Carnival 2026, sebuah perhelatan yang menggabungkan hiburan parade sound system dengan atraksi seni budaya dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan agenda Cek Sound pada Jumat (31/7/2026), kemudian dilanjutkan puncak acara berupa pawai karnaval pada Sabtu (1/8/2026). Puluhan peserta menampilkan kendaraan berhias lengkap dengan perangkat sound system yang berpadu dengan berbagai pertunjukan budaya khas dari desa-desa di Kecamatan Trawas.

Acara yang diinisiasi secara swadaya oleh masyarakat dari 13 desa tersebut dihadiri langsung Bupati Mojokerto, Dr. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., bersama jajaran Forkopimca, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang memadati sepanjang rute karnaval.

Camat Trawas, Lies Setyautaminingsih, S.P., M.M., menjelaskan bahwa Trawas Culture Carnival tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga dirancang untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM.

Menurutnya, seluruh pelaksanaan kegiatan merupakan hasil kebersamaan masyarakat tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

“Trawas Culture Carnival terlaksana berkat semangat gotong royong masyarakat dari 13 desa. Tahun ini diikuti 18 peserta, termasuk Desa Penanggungan yang menampilkan budaya khas daerahnya. Kami berharap kegiatan ini mampu menarik lebih banyak wisatawan, meningkatkan pendapatan UMKM, dan memberi manfaat bagi sektor pariwisata di Kecamatan Trawas,” ujarnya.

Ia menambahkan, panitia juga menerapkan sejumlah ketentuan bagi peserta, seperti pembatasan tingkat kebisingan, kepatuhan terhadap waktu pelaksanaan, serta menjaga ketertiban agar kegiatan tetap berlangsung aman dan nyaman bagi masyarakat.

Sementara itu, Bupati Mojokerto yang akrab disapa Gus Barra menilai Trawas Culture Carnival merupakan contoh kreativitas masyarakat dalam mengemas hiburan modern tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.

Menurutnya, Kecamatan Trawas memiliki potensi wisata alam yang besar dan selama ini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Mojokerto.

“Acara seperti ini sangat positif karena mampu menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus mendatangkan wisatawan yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Trawas merupakan salah satu destinasi unggulan Kabupaten Mojokerto dengan kekayaan alam yang patut disyukuri dan terus dikembangkan,” ungkap Gus Barra.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah desa dan masyarakat yang telah bekerja sama menyukseskan penyelenggaraan karnaval.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh desa di Kecamatan Trawas yang telah menunjukkan kekompakan dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Semangat kebersamaan seperti ini perlu terus dipertahankan agar Trawas Culture Carnival dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan semakin dikenal,” katanya.

Gus Barra berharap setiap desa terus menampilkan keunikan budaya masing-masing sebagai upaya melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat daya tarik wisata daerah.

Ia juga mengimbau seluruh peserta dan masyarakat untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta saling menghormati selama kegiatan berlangsung sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar.

Sebagai penutup, Bupati Mojokerto secara resmi membuka Trawas Culture Carnival 2026 dengan mengucapkan basmalah, menandai dimulainya rangkaian perayaan budaya yang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan pariwisata, pelestarian budaya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Trawas.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *