Berita  

Gandeng Influencer Lokal, Kecamatan Pacet Optimalkan Promosi UMKM dan Potensi Wisata 20 Desa

MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM – Kecamatan Pacet terus berupaya memperkuat promosi potensi daerah dengan memanfaatkan perkembangan media sosial. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggandeng influencer lokal untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan yang dimiliki 20 desa di wilayah Kecamatan Pacet.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Pacet, Djoko Widjayanto, mengatakan bahwa kolaborasi dengan influencer menjadi strategi yang dinilai efektif dalam memperluas jangkauan promosi di era digital. Menurutnya, pola penyebaran informasi telah berubah dan masyarakat kini lebih banyak memperoleh referensi melalui media sosial.

“Optimalisasi potensi di 20 desa di Kecamatan Pacet akan lebih cepat jika menggandeng influencer. Sekarang ini zamannya media sosial, sehingga sebagai birokrasi kita juga harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi dan perkembangan masyarakat saat ini,” ujar Djoko.

Oplus_16908288

Sebagai langkah awal, Kecamatan Pacet bekerja sama dengan influencer lokal Jaddiyah, warga Desa Sajen, Kecamatan Pacet, yang dikenal aktif melalui akun TikTok @zafranfamily1. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan konten kreatif yang menampilkan destinasi wisata, produk UMKM, budaya, serta berbagai potensi desa sehingga semakin dikenal masyarakat luas.

Selain menggandeng influencer lokal, Kecamatan Pacet juga mengoptimalkan akun media sosial resminya melalui Instagram @kecamatan.pacet dan TikTok @kecamatanpacet03 sebagai sarana penyebarluasan informasi, promosi kegiatan, hingga publikasi potensi desa.

Djoko menambahkan, saat ini masyarakat cenderung lebih tertarik melihat maupun mendengarkan informasi melalui berbagai platform media sosial. Kondisi tersebut menjadi peluang besar untuk memperkenalkan beragam potensi yang dimiliki Kecamatan Pacet kepada masyarakat yang lebih luas.

Menurutnya, promosi digital tidak hanya akan mengangkat destinasi wisata alam yang menjadi daya tarik Pacet, tetapi juga memperkenalkan kekayaan kuliner, budaya, hingga produk-produk UMKM yang tersebar di seluruh desa.

“Potensi yang kita miliki sangat beragam, mulai dari kuliner, keindahan alam, budaya, hingga produk UMKM. Semua ini perlu dipromosikan secara maksimal agar semakin dikenal masyarakat luas,” katanya, Sabtu (18/7/2026). Malam

Djoko berharap meningkatnya eksposur di media sosial mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Kecamatan Pacet. Dampaknya diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui peningkatan aktivitas ekonomi di desa-desa.

Ia juga optimistis keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di 20 desa akan memperoleh manfaat dari meningkatnya kunjungan wisata. Dengan semakin banyak wisatawan datang, peluang usaha seperti kuliner, penginapan, pusat oleh-oleh, hingga berbagai usaha kreatif masyarakat diyakini akan terus berkembang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan promosi tersebut, Djoko mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dengan memberikan dukungan melalui media sosial.

“Mohon dukungannya dengan follow, like, komentar, dan membagikan konten-konten promosi potensi Kecamatan Pacet. Semoga langkah ini mampu mengangkat UMKM, memperkenalkan potensi desa, serta menggerakkan perekonomian masyarakat di 20 desa Kecamatan Pacet,” pungkasnya.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *