MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Dr. H. Muhammad Afif Zamroni, Lc., M.E.I., bersama jajaran Jawa Pos Radar Mojokerto melakukan pertemuan dan diskusi dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto, guna membahas pengembangan potensi desa serta penguatan peran media dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.Minggu (14/6/2026)
Pertemuan yang berlangsung di Istana Kampus Amanatul Ummah tersebut menjadi forum strategis untuk bertukar gagasan terkait berbagai potensi unggulan yang dimiliki desa-desa, khususnya di Kabupaten Mojokerto. Berbagai sektor yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan turut menjadi pembahasan, mulai dari pertanian, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), pariwisata desa, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, para peserta sepakat bahwa pembangunan desa tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan media massa. Media dinilai memiliki peran penting dalam mengangkat berbagai potensi lokal agar lebih dikenal luas sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat.
Gus Afif Zamroni menegaskan bahwa media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada publik. Menurutnya, berbagai program pemberdayaan dan keberhasilan desa perlu dipublikasikan secara masif agar dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
“Media memiliki peran yang sangat penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Berbagai inovasi, potensi, serta capaian pembangunan desa perlu diketahui publik agar mampu mendorong lahirnya semangat kemajuan di berbagai daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Desa PDT RI, Yandri Susanto, menekankan pentingnya publikasi yang positif, konstruktif, dan edukatif dalam mendukung percepatan pembangunan desa. Menurutnya, pemberitaan yang mengangkat keberhasilan dan potensi desa dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
“Media memiliki kontribusi besar dalam membangun optimisme masyarakat desa. Publikasi yang baik dapat memperkenalkan potensi desa kepada khalayak yang lebih luas sekaligus membuka peluang investasi, pemasaran produk unggulan, dan pengembangan sektor ekonomi desa,” ungkapnya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara pemerintah, media, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan desa. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai potensi lokal yang dimiliki desa dapat berkembang secara optimal dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta terwujudnya pembangunan desa yang berkelanjutan.(Kar)














