MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Staf Khusus Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) RI, Dr. H. Muhammad Afif Zamroni, Lc., M.E.I. atau yang akrab disapa Gus Afif, menghadiri kegiatan Diskusi Program Pengembangan Desa yang digelar di Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Yandri Susanto, serta Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Asep Saifuddin Chalim.Minggu (14/6/2026)
Kegiatan yang diikuti para kepala desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan berbagai organisasi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Forum ini menjadi wadah untuk membahas berbagai strategi percepatan pembangunan desa yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, mulai dari penguatan ekonomi desa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan potensi lokal, hingga optimalisasi program-program pembangunan yang dapat mendorong kemandirian desa.
Para kepala desa juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi, tantangan, serta peluang yang dihadapi dalam menjalankan program pembangunan di wilayah masing-masing. Berbagai masukan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Pada kesempatan itu, Gus Afif Zamroni menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Pembangunan desa membutuhkan kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak. Ketika pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga berjalan bersama, maka berbagai program yang dirancang akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mampu meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan,” ujar Gus Afif.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para kepala desa yang terus berinovasi dan berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di tengah berbagai tantangan pembangunan yang ada.
Menurutnya, desa memiliki peran strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan masyarakat. Oleh karena itu, penguatan kapasitas desa harus terus didorong agar mampu menjadi desa yang mandiri, produktif, dan memiliki daya saing.
Sementara itu, Menteri Desa PDT RI, Yandri Susanto, menekankan pentingnya pengelolaan potensi desa secara maksimal guna mendukung pembangunan nasional dari tingkat akar rumput. Ia berharap seluruh elemen dapat bersinergi dalam mewujudkan desa yang maju dan sejahtera.
Melalui forum diskusi ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung kemajuan desa-desa di Kabupaten Mojokerto. Dengan sinergi yang kuat, desa diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.(Kar)














