Berita  

Pemkab Mojokerto Kucurkan Insentif untuk 1.661 Pendidik PAUD, Gus Barra Siapkan SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Oplus_16908288

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyalurkan bantuan insentif kepada 1.661 kepala sekolah dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Mojokerto. Penyerahan insentif tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Selasa (21/7/2026).

Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Amsar Azhari Siregar, S.H., M.M.

Penyerahkan insentif Tahun Anggaran 2026 kepada sebanyak 1.661 penerima merupakan akumulasi selama enam bulan pertama, dengan nilai Rp250 ribu per bulan, sehingga setiap penerima memperoleh Rp1,5 juta.

Bupati Mojokerto menjelaskan, pemberian insentif tersebut merupakan bentuk perhatian dan keberpihakan Pemerintah Kabupaten Mojokerto terhadap para tenaga pendidik, khususnya yang mengabdikan diri di jenjang pendidikan anak usia dini.

“Nilainya mungkin belum sepenuhnya sesuai harapan, namun ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada para guru PAUD agar semakin bersemangat dalam menjalankan tugas mulia mendidik generasi penerus bangsa,” ujar Gus Barra.

Menurutnya, pemberian insentif ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Kebijakan tersebut selaras dengan misi kedua Catur Abhipraya Mubarok, yakni mewujudkan sumber daya manusia yang tangguh, cerdas, terampil, produktif, dan berkarakter melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta terciptanya ketenteraman masyarakat.

Gus Barra menegaskan, pembangunan sektor pendidikan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah semata. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto terus meningkat.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada IGTKI, HIMPAUDI, HP3, para penilik, kepala sekolah, dan seluruh guru PAUD yang selama ini menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memajukan pendidikan anak usia dini,” katanya.

Ia menambahkan, sektor pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan di Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya.

Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan akses, pemerataan, dan mutu pendidikan pada seluruh jenjang, termasuk pendidikan anak usia dini, sebagai fondasi pembentukan karakter dan kecerdasan generasi masa depan.

Selain pemberian insentif, Pemkab Mojokerto juga akan memperkuat peningkatan kapasitas tenaga pendidik melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi sebagai bagian dari persiapan menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Kabupaten Mojokerto harus siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Guru-guru kita akan dibekali berbagai pelatihan dan pengembangan kompetensi. Dinas Pendidikan akan melakukan pemetaan agar peningkatan kemampuan guru dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” pungkas Gus Barra.(Kar/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *