Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PSPLM Mojokerto Tanam Pohon dan Lestarikan Mata Air Sumber Pakem

Oplus_16908288

MOJOKERTO,JURNALDETIK .COM– Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Paguyuban Srikandi Peduli Lingkungan Majapahit (PSPLM) bersama warga menggelar aksi penanaman pohon dan pengambilan air biomis di kawasan Mata Air Sumber Pakem, Dusun Blentreng, Desa Ngembat, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jumat (19/6/2026). kemarin

Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari Forkopimcam Gondang, Perhutani, Pemerintah Desa Ngembat, mahasiswa, relawan, hingga sejumlah aktivis lingkungan hidup.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pemaparan kegiatan oleh PSPLM, dilanjutkan sambutan dari para tamu undangan. Selanjutnya peserta melakukan penanaman pohon beringin, aren, dan bunga kenanga di sekitar area mata air sebagai upaya konservasi lingkungan dan perlindungan sumber daya air.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama atau ujub tumpeng sebagai bentuk rasa syukur serta harapan agar kelestarian alam tetap terjaga. Acara ditutup dengan ramah tamah dan pengambilan air biomis di kawasan sumber mata air tersebut.

Ketua PSPLM, Suwartik, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata komunitasnya dalam menjaga dan melestarikan lingkungan, khususnya kawasan hutan dan sumber mata air yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari konsistensi perjuangan kami untuk terus menjaga dan melestarikan lingkungan, terutama di tanah kelahiran kami sendiri. Kelestarian sumber air dan hutan harus menjadi perhatian bersama karena menyangkut keberlangsungan hidup generasi mendatang,” ujar Suwartik. Sabtu (20/6/2026)

Ia berharap aksi yang dilakukan PSPLM bersama masyarakat dapat menjadi contoh positif sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga alam.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap tumbuh kesadaran dari seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang jabatan maupun status sosial. Sesungguhnya keselamatan dan kelestarian hutan serta lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Menurut Suwartik, momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi pengingat bahwa menjaga alam bukan hanya tugas pemerintah atau kelompok tertentu, melainkan kewajiban seluruh elemen masyarakat.

Dengan penanaman pohon dan pelestarian mata air yang dilakukan secara berkelanjutan, PSPLM berharap kawasan Sumber Pakem tetap terjaga kelestariannya serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dalam jangka panjang. (Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *