MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Ribuan masyarakat memadati GOR dan Seni Majapahit, Kota Mojokerto, Rabu (26/8/2026) malam. Mereka mengikuti Pengajian Akbar bersama Ustadz Zacky Mirza yang digelar Pemerintah Kota Mojokerto dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Mojokerto Hj Ika Puspitasari SE atau Ning Ita, Wakil Wali Kota Mojokerto Dr. Rachman Sidharta Arisandi S.IP., M.Si., Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo A.T.D., M.M., jajaran kepala OPD, Forkopimda, serta masyarakat Kota Mojokerto.
Dalam sambutannya, Ning Ita mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi momentum untuk kembali meneladani akhlak dan perilaku Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Semangat keteladanan beliau senantiasa kita hadirkan dalam setiap perilaku kita sebagai warga bangsa. Insyaallah, kalau umat muslim di Kota Mojokerto senantiasa meneladani sifat-sifat Rasulullah, tidak akan ada lagi gesekan dan gontok-gontokan. Semuanya akan damai,” ujarnya.
Menurutnya, pesan tersebut menjadi penting karena Kota Mojokerto memiliki masyarakat yang beragam. Berbagai pemeluk agama, suku, dan etnis hidup berdampingan dalam suasana harmonis.
Ning Ita menyebut kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Kota Mojokerto mendapatkan predikat sebagai kota harmoni dari Kementerian Agama.
“Berbagai suku dan etnis hidup berdampingan di sini. Itulah kenapa sejak empat tahun yang lalu Kota Mojokerto dinobatkan oleh Kementerian Agama sebagai Kota Harmoni,” katanya.
Selain memperingati Maulid Nabi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari ungkapan syukur atas 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Namun, Ning Ita mengajak masyarakat untuk tidak melupakan saudara-saudara di sejumlah daerah yang tengah menghadapi bencana.
Ia menyebut sejumlah wilayah, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, dan Sulawesi, sedang menghadapi musibah yang membutuhkan perhatian dan doa bersama.
“Kita bersyukur sudah diberikan nikmat Allah selama 81 tahun merdeka dari penjajahan. Namun, saat memperingati 81 tahun kemerdekaan ini, Allah juga sedang menurunkan ujian kepada saudara-saudara kita,” tuturnya.
Ning Ita kemudian mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk bersama-sama mendoakan masyarakat yang terdampak bencana agar diberikan kekuatan, kesabaran, serta keselamatan.
Ia berharap berbagai bencana yang terjadi dapat segera berakhir dan tidak kembali menimbulkan korban.
“Mohon keikhlasan panjenengan semua untuk memberikan bacaan Al-Fatihah bagi saudara-saudara kita dan keluarganya yang sedang tertimpa musibah, baik di NTT, Kalimantan maupun Sulawesi. Semoga diberikan kesabaran dan ketabahan, serta segala bencana segera berakhir,” ajaknya.
Lebih lanjut, Ning Ita berharap tausiyah yang disampaikan Ustadz Zacky Mirza dapat memberikan tambahan ilmu dan menjadi siraman rohani bagi masyarakat.
Ia juga meminta masyarakat terus menjaga kerukunan serta memperbanyak membaca sholawat sebagai bagian dari kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Semoga Kota Mojokerto senantiasa diberikan rahmat oleh Allah SWT sehingga menjadi kota yang damai, aman dan sejahtera bagi seluruh warganya. Jangan lupa untuk terus memperbanyak bacaan sholawat,” pungkasnya.
Setelah sambutan Wali Kota, acara dilanjutkan dengan tausiyah Ustadz Zacky Mirza. Kehadiran ribuan jamaah membuat suasana pengajian berlangsung khidmat sekaligus meriah, dengan lantunan sholawat dan doa bersama sebagai bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.( Kar/Adv-Kom)














