MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembenahan sarana dan prasarana sekolah terus dilakukan pemerintah. Salah satunya melalui program revitalisasi satuan pendidikan yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
Program revitalisasi yang dijalankan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk memperbaiki fasilitas pendidikan, sekaligus mendorong pemerataan layanan pendidikan yang berkualitas di berbagai daerah.
Di Kabupaten Mojokerto, salah satu lembaga pendidikan yang menerima program revitalisasi tahun 2026 adalah SDN Kemantren, Kecamatan Gedeg, Mojoketo. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas fasilitas sekolah sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal.
Kepala SDN Kemantren, Dwi Agung, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pendidikan atas dukungan terhadap peningkatan fasilitas sekolah.
Menurutnya, revitalisasi tersebut menjadi kesempatan penting bagi sekolah untuk memperbaiki kondisi bangunan dan menyediakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi para siswa.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan program revitalisasi dari kementerian. Bantuan ini sangat berarti bagi sekolah kami, terutama untuk memperbaiki sarana dan prasarana agar anak-anak bisa belajar dengan lebih aman, nyaman, dan menyenangkan,” ungkap Dwi Agung.
Ia menjelaskan, pekerjaan revitalisasi di SDN Kemantren meliputi rehabilitasi enam ruang kelas, perbaikan dua ruang administrasi, serta pembangunan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Dengan adanya pembenahan tersebut, pihak sekolah berharap suasana belajar menjadi lebih baik dan mampu meningkatkan semangat siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
Dwi Agung mengungkapkan, kondisi lingkungan sekolah yang lebih representatif juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa senang anak-anak ketika datang ke sekolah.
“Harapan kami, setelah revitalisasi ini selesai, anak-anak semakin bersemangat belajar. Kami ingin mereka merasa nyaman berada di sekolah, lebih giat mengikuti pelajaran, dan bisa meraih cita-cita mereka,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah turut melakukan pengawasan terhadap pekerjaan revitalisasi agar berjalan sesuai ketentuan dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan pemerintah.
Ia menegaskan, pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus memastikan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Dwi Agung juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto atas pendampingan yang diberikan selama proses revitalisasi berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Kemendikdasmen, serta Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto yang telah memberikan dukungan. Kami berharap program ini membawa manfaat besar bagi sekolah, khususnya bagi anak-anak sebagai penerima manfaat utama,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Amsar Azhari Siregar, S.H., M.M., melalui Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pendidikan (Kabid Sarpras), Indi Ilmiyah, S.T., M.T., menyampaikan bahwa program revitalisasi sekolah merupakan langkah penting dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak.
Menurutnya, kondisi lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam menunjang proses pembelajaran. Fasilitas yang memadai diharapkan dapat membantu guru menjalankan kegiatan belajar mengajar secara optimal sekaligus memberikan kenyamanan bagi peserta didik.
“Program revitalisasi ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan. Kami berharap pembenahan sarana dan prasarana di SDN Kemantren dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung perkembangan peserta didik,” kata Indi Ilmiyah. pada Senin (2/11/2026)
Ia juga diharapkan menegaskan bahwa keberhasilan program revitalisasi tidak hanya dilihat dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari manfaat fasilitas tersebut dalam menunjang kegiatan pendidikan sehari-hari.
Karena itu, pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas sekolah perlu menjadi perhatian bersama, baik oleh pihak sekolah maupun pemangku kepentingan terkait, agar hasil revitalisasi dapat digunakan secara berkelanjutan.
Melalui program ini, SDN Kemantren diharapkan mampu menghadirkan suasana pembelajaran yang semakin kondusif. Dukungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah pun menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerataan fasilitas pendidikan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah dasar.
Revitalisasi sekolah bukan sekadar memperbaiki bangunan, melainkan juga menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih bersemangat dalam belajar dan siap meraih masa depan yang lebih baik.(Kar)














