Berita  

Satgas Pangan Polres Mojokerto Pantau Harga Bapokting di Pasar Raya Mojosari

MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM – Satgas Pangan Polres Mojokerto kembali turun ke pasar untuk memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) sekaligus memantau perkembangan harga di tingkat pedagang. Pemantauan kali ini dilakukan di Pasar Raya Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan, S.T.K., S.I.K., M.H.Li., didampingi Kanit Tipidek IPTU Mahatir M. Hidayat, S.Tr.K., beserta enam personel Unit Tipidek Satreskrim.

Dalam kegiatan tersebut, Satgas Pangan juga berkoordinasi dengan perwakilan Bulog wilayah Mojokerto, Dinas Pertanian dan Perikanan, Dinas Perdagangan, serta pengelola Pasar Raya Mojosari.

Petugas menyambangi sejumlah pedagang dan toko di kawasan Pasar Raya Mojosari, Jalan Pemuda RW III, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi stok sekaligus perkembangan harga sejumlah kebutuhan pangan yang banyak dibutuhkan masyarakat.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketersediaan bahan pokok secara umum masih dalam kondisi aman. Harga sejumlah komoditas juga relatif terkendali, meskipun terdapat beberapa bahan pangan yang mengalami perubahan harga dibandingkan periode sebelumnya.

Untuk beras premium, harga di tingkat pedagang berada di kisaran Rp14.000 hingga Rp14.400 per kilogram. Minyak Kita tercatat Rp15.700 per kilogram, gula pasir Rp16.500-Rp17.000 per kilogram, sedangkan telur ayam ras berada pada kisaran Rp24.000-Rp28.000 per kilogram.

Komoditas lainnya, bawang putih dijual sekitar Rp35.500-Rp40.000 per kilogram, bawang merah Rp35.000 per kilogram, cabai merah Rp25.000 per kilogram, dan cabai rawit mencapai Rp65.000 per kilogram.

Untuk komoditas daging, harga ayam potong berada di angka Rp40.000 per kilogram, ayam kampung Rp70.000 per kilogram, sedangkan daging sapi sekitar Rp130.000 per kilogram.

Dari hasil perbandingan harga, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan. Harga daging sapi, misalnya, sebelumnya berada di kisaran Rp120.000 per kilogram dan kini menjadi Rp130.000. Begitu pula ayam potong yang sebelumnya sekitar Rp35.000 naik menjadi Rp40.000 per kilogram.

Perubahan tersebut salah satunya dipengaruhi kondisi harga dari tingkat pemasok yang masih mengalami fluktuasi.

Sementara itu, harga telur ayam ras justru mengalami penurunan. Komoditas tersebut sebelumnya berada di kisaran Rp28.000 per kilogram dan kini terpantau sekitar Rp24.000 per kilogram. Kondisi ini turut dipengaruhi langkah intervensi Satgas Pangan dalam rangka menjaga kestabilan harga di pasar.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, pemantauan harga dan stok pangan akan dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diperlukan untuk mengantisipasi terjadinya gejolak harga sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia.

“Monitoring ini merupakan upaya Satgas Pangan Polres Mojokerto bersama instansi terkait untuk memastikan ketersediaan stok tetap aman dan harga bahan pokok tetap terkendali. Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala serta berkoordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan adanya kenaikan harga yang tidak wajar,” ujar AKP Aldhino.

Menurutnya, apabila dalam pemantauan ditemukan kenaikan harga yang perlu ditelusuri lebih lanjut, Satgas Pangan akan berkoordinasi dengan pihak pemasok untuk mengetahui faktor penyebabnya serta mengambil langkah yang diperlukan.

Petugas juga memberikan edukasi kepada para pedagang agar menjual komoditas pangan dengan memperhatikan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP). Sosialisasi dilakukan melalui penyampaian informasi serta pemasangan selebaran dan banner mengenai ketentuan harga di lingkungan pasar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan, harga di tingkat pedagang, serta kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Satgas Pangan Polres Mojokerto memastikan pengawasan akan terus dilakukan bersama instansi terkait sebagai langkah menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Mojokerto.(Kar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *