MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM– Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajuritkulon mengikuti pembekalan peningkatan kapasitas di Taman Dolan Home & Resort, Kota Batu, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan personel Satlinmas dalam menghadapi situasi darurat kebencanaan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam arahannya yang disampaikan secara daring dari Rumah Rakyat, Wali Kota Mojokerto menegaskan bahwa setiap anggota Satlinmas harus memiliki kemampuan melindungi diri sebelum menjalankan tugas membantu masyarakat.
Menurutnya, pelatihan yang diberikan sebaiknya lebih banyak berisi praktik lapangan dibandingkan materi di dalam ruangan. Melalui latihan kedisiplinan, kerja sama tim, hingga berbagai simulasi sederhana, diharapkan kekompakan dan kesiapan anggota Satlinmas semakin meningkat.
Ia juga menyoroti peran penting Satlinmas Kelurahan Kauman yang bertugas di kawasan Alun-Alun Kota Mojokerto. Sebagai ruang publik yang menjadi pusat aktivitas warga maupun pengunjung dari berbagai daerah, kawasan tersebut membutuhkan pengamanan yang optimal, terutama saat berlangsung kegiatan berskala besar.
Karena itu, pengamanan tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi harus melibatkan sinergi antara Satpol PP, pemerintah kelurahan, serta aparat TNI dan Polri agar situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Selain itu, Wali Kota menyampaikan bahwa pembangunan kota di masa depan harus mengarah pada konsep kota yang cerdas, terintegrasi, dan tangguh. Salah satu indikator ketangguhan tersebut adalah kemampuan menghadapi potensi bencana.
Oleh sebab itu, keberadaan Satlinmas yang lahir dari semangat pengabdian kepada masyarakat perlu terus diperkuat melalui pelatihan dan pembinaan secara berkala agar selalu siap menjalankan tugas ketika dibutuhkan.
Dengan peningkatan kemampuan tersebut, anggota Satlinmas diharapkan mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi saat terjadi bencana maupun keadaan darurat lainnya, sehingga masyarakat memperoleh perlindungan yang maksimal.
Tidak hanya menghadapi ancaman bencana, Satlinmas juga diingatkan untuk mewaspadai berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat. Tantangan tersebut tidak hanya berupa tindak kriminal, tetapi juga penyebaran hoaks, fitnah, provokasi, serta ujaran yang dapat memecah belah masyarakat melalui media sosial.
Pemerintah Kota Mojokerto berharap penguatan kapasitas Satlinmas dapat menciptakan lingkungan yang semakin aman, nyaman, dan harmonis, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga ketertiban di tengah masyarakat.(Kar)














