Berita  

Staf Khusus Mendes PDT Kunjungi SMAN 1 Pacet, Dorong Generasi Muda Aktif Berkontribusi untuk Desa

Oplus_16908288

MOJOKERTO, JURNALDETIK.COM – Staf Khusus Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI, Dr. H. M. Afif Zamroni, Lc., M.E.I., melakukan kunjungan ke SMAN 1 Pacet, Kabupaten Mojokerto Jumat (2/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk bersilaturahmi sekaligus berdialog dengan jajaran sekolah dan melihat secara langsung berbagai program pengembangan peserta didik.

Dalam kunjungan tersebut, Gus Afif, sapaan akrab Dr. H. M. Afif Zamroni, turut menyoroti program Murid Memajukan Desa (MMD) yang digagas Kepala SMAN 1 Pacet.

Program MMD dirancang sebagai wadah bagi para siswa untuk mengenal kehidupan masyarakat desa secara langsung. Konsep tersebut terinspirasi dari ABRI Masuk Desa (AMD), namun dikembangkan dengan pendekatan pendidikan yang melibatkan murid untuk hadir, belajar, berinteraksi, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat desa.

Menurut Gus Afif, keterlibatan generasi muda dalam pembangunan desa menjadi hal penting. Para pelajar diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk ikut memahami dan mengambil bagian dalam proses pembangunan di lingkungan masyarakat.

Melalui program MMD, siswa dapat belajar mengenai berbagai potensi yang dimiliki desa, sekaligus memahami persoalan dan kebutuhan masyarakat secara lebih dekat.

Pengalaman tersebut dinilai dapat menjadi pembelajaran kontekstual bagi peserta didik, sehingga pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

“Generasi muda perlu diberikan ruang untuk mengenal desa, melihat potensinya, memahami persoalannya, dan ikut memberikan gagasan maupun kontribusi. Dari sana akan tumbuh kepedulian dan semangat membangun desa,” ujar Gus Afif.

Usai mengunjungi SMAN 1 Pacet, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan menghadiri Harvest Festival. Dalam kegiatan tersebut, Gus Afif menyaksikan berbagai potensi hasil pertanian sekaligus kreativitas masyarakat yang ditampilkan dalam festival.

Harvest Festival menjadi ruang untuk mempertemukan potensi pertanian, masyarakat, generasi muda, serta aktivitas ekonomi lokal. Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa sektor pertanian dan potensi desa dapat dikembangkan menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat.

Gus Afif mengapresiasi kegiatan yang mampu melibatkan berbagai unsur masyarakat tersebut. Menurutnya, pengembangan potensi desa membutuhkan kolaborasi antara masyarakat, generasi muda, lembaga pendidikan, dan berbagai pihak lainnya.

Kunjungan tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa desa memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Dengan keterlibatan generasi muda sejak dini, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya mengenal desa sebagai tempat tinggal, tetapi juga memiliki kepedulian dan gagasan untuk ikut memajukannya.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *