banner 728x250

Pawas IPTU MK Umam Cek dan Ricek Tahanan Polresta Mojokerto

banner 120x600
banner 468x60

KOTA MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Perwira pengawas (Pawas) Polresta Mojokerto hari ini, IPTU MK Umam melakukan pengecekan ruang tahanan Polresta Mojokerto Polda Jatim untuk memastikan kondisi ruang tahanan dan penghuninya dalam keadaan baik, Senin (10/4/23) malam

Kegiatan tersebut rutin dilakukan untuk cek dan ricek kamar tahanan, jumlah tahanan, barang-barang milik tahanan yang dilarang di dalam ruangan misalnya, silet, pisau dan sejenisnya, serta mengecek kondisi Kesehatan setiap tahanan agar dalam keadaan sehat, baik, tertib, dan kondusif.

banner 325x300

Hasil dari pengecekan tersebut, nihil ditemukan adanya barang berbahaya di ruang tahanan dan seluruh tahanan dalam keadaan sehat, “Seluruh tahanan dalam keadaan sehat tidak ada yang Sakit dan terkonfirmasi Covid-19 atau penyakit yang lainnya serta Tidak ditemukan adanya barang berbahaya di ruang tahanan,” ujar IPTU Umam

Baca Juga :  Inovasi Cermat SIM Polres Nganjuk Wujud Layanan Prima untuk Masyarakat

Tak hanya mengecek kondisi ruangan bagi tahanan tapi juga dengan penghuninya, dalam pengecekan ini IPTU Umam juga menyampaikan beberapa hal terkait bagaimana pentingnya sebuah perubahan menjadi yang lebih baik lagi.

“Kita disini karena ada hal yang salah di masyarakat atau bermasyarakat, ingat ada CCTV dari langit yang melihat kita lagi apa saja, maka jadilah orang beriman yang memiliki pemikiran seperti itu. Orang beriman yakin adanya Tuhan, yakin adanya hari kiamat dan yakin adanya hisab. Maka Orang beriman yang mau mengamalkan kebaikan, yang berikutnya adalah orang yang mau saling mengingatkan dalam beribadah” Pesan IPTU MK Umam

Baca Juga :  Forkopimda Mengikuti Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Semeru 2022 di Polresta Mojokerto

IPTU Umam juga mengatakan, Jangan sampe kita mengorbankan anak-anak orang terjerumus narkoba dan membuat rumah tangganya hancur. Seperti jual istrinya melakukan threesome, Sudah tahu itu dilarang oleh negara dilarang oleh agama tetapi masih dilakukan. Makanya didalam agama itu yang paling susah adalah hablun Minnan Nas dengan bertauabat atau meminta maaf kepada manusia.

“Saya berpesan agar setelah keluar nanti tidak ada lagi yang menggunakan narkoba, sebaliknya khusus untuk tahanan narkoba dalam masa tahanan jangan di ulangi kembali karena perbuatan kalian merugikan Negara dan merusak generasi bangsa” Imbuh Umam

Baca Juga :  Kapolri Minta Forkopimda Maluku Terus Lakukan Akselerasi Vaksinasi Kejar Target 70 Persen

Masih Kata Umam, “Setelah melalui sebuah proses ini nanti di tengah-tengah masyarakat harus berubah dan menjadi orang yang berguna atau bermanfaat untuk menjamin supaya bisa hidup rukun di Indonesia, jadi kalian mulai sekarang bertaubatlah” Pungkasnya(Kar)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *