banner 728x250

Tanpa Zig-zag dan Angka 8, Lintasan Ujian Praktik SIM C di Polres Mojokerto Kini Lebih Mudah

banner 120x600
banner 468x60

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM- Satlantas Polres Mojokerto resmi merubah lintasan Zig-zag dan lintasan angka 8 menjadi lintasan S. Perubahan itu, berlaku mulai hari ini Senin (7/8/2023) dengan perubahan tersebut, semakin mempermudah pemohon SIM C dalam mengikuti ujian praktik.

Seperti yang diakui Cindy Agustin (20), pemohon SIM C asal Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto ini. Menurutnya lintasan baru tanpa Zig-zag dan angka 8 lebih mudah.

banner 325x300

“Dengan perubahan ini, bagi kami pemohon SIM jalurnya lebih mudah,” ujarnya di lapangan uji praktik SIM di Mapolres Mojokerto, Senin (7/8/2023)

Sebelumnya Cindy pernah gagal tiga kali dalam ujian praktik. Perempuan berhijab ini juga mengapresiasi inovasi layanan pelatihan ujian praktik bagi pemohon SIM C yang masih gagal dalam ujian.

“Sebelumnya pernah gagal tiga kali, mungkin grogi,” Imbuhnya.

Baca Juga :  Dukung Digitalisasi Sekolah, Polresta Mojokerto Menerima Siswa PKL SMK PGRI Sooko

Sementara itu Kanit Regident Satlantas Polres Mojokerto, Iptu Harri Putra Makmur mengatakan ada beberapa lintasan ujian praktik yang mengalami perubahan. Antara lain lintasan angka 8 berubah menjadi huruf S. Selain itu lintasan zig-zag saat ini sudah ditiadakan.

“Jalur yang baru ini sesuai dengan kegiatan yang dilakukan masyarakat sehari-hari sesuai lalu lintas yang ada di negara ini. Mulai diterapkan hari ini, Senin 7 Agustus 2023. Hari ini kurang lebih 30 pemohon SIM C yang lulus,” ujarnya.

Perubahan lintasan uni praktik SIM C ini juga diakui Ipda Harri lebih mudah untuk lulus. Jika sebelumnya cukup sempit, saat ini diperlebar lagi.

“Sebelumnya satu setengah lebar dari kendaraan, sekarang berubah jadi dua setengah dari lebar kendaraan. Jadi menjadi lebih lebar dan masyarakat lebih mudah untuk melintasi trek ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polres Madiun Kota Komitmen Wujudkan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK

Masih kata Iptu Harri, masyarakat harus memahami bahwa dalam pelaksanaan ujian praktik, apabila masih gagal maka masyarakat dapat melakukan pengulangan satu kali lagi. Jika masih gagal lagi maka disarankan mengikuti program Santai Sore untuk Mahir Berkendara (SAMARA) inovasi dari Polres Mojokerto.

“Kami khususnya dari Polres Mojokerto, apabila masyarakat masih gagal dalam ujian praktik SIM ini, kita punya inovasi pelatihan yang namanya Samara.

“Pelaksanaan Samara ini dilakukan sore hari setiap senin sampai sabtu, waktunya tergantung dari pemohonnya dan gratis,” jelas Ipda Harri.

Dengan berbagai kemudahan dalam mengurus permohonan SIM C ini, Ipda Harri menegaskan kepada masyarakat untuk tidak menggunakan jasa calon SIM.

Baca Juga :  Polresta Mojokerto Gelar Rakor Kesiapan Ops Lilin Semeru 2021

“Untuk lebih memahami lintasan, kita mengarahkan pemohon SIM mengenal dulu lintasannya dengan jalan kaki memutari lintasan. Kita juga menekankan bahwa tidak ada pengurusan SIM lewat calo, dengan semua kemudahan seperti ini,” pungkasnya.(Kar)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *