224 Calon Haji Mojokerto Berangkat ke Tanah Suci, Wawali Titip Pesan Penting

MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM– Sebanyak 224 jemaah haji asal Kota Mojokerto resmi diberangkatkan untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026. Prosesi pelepasan berlangsung di Pendapa Sabha Mandala Tama, Balai Kota Mojokerto, Rabu (6/5), dan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidarta Arisandi, yang mewakili Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Dalam sambutannya, Rachman yang akrab disapa Cak Sandi menyampaikan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan karunia besar yang tidak dimiliki semua orang. Ia menegaskan bahwa keberangkatan para jemaah adalah bentuk kemudahan sekaligus kehormatan dari Allah SWT.

Menurutnya, ibadah haji tidak sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan juga proses pendalaman spiritual. Ia mengingatkan para jemaah untuk menjadikan haji sebagai momentum memperkuat keimanan, kesabaran, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Cak Sandi juga menekankan pentingnya menjaga solidaritas selama menjalankan ibadah. Ia mengajak para jemaah untuk saling membantu, terutama dalam mewujudkan semangat haji yang ramah bagi lansia, penyandang disabilitas, serta perempuan.

“Utamakan kebersamaan. Yang kuat hendaknya membantu yang membutuhkan, serta menjaga sikap saling menghormati selama di Tanah Suci,” pesannya.

Selain itu, ia mengingatkan agar para jemaah memperhatikan kondisi kesehatan, mengingat cuaca di Arab Saudi cenderung panas dan kering. Ia menyarankan agar jemaah menjaga pola makan, cukup istirahat, serta mengonsumsi vitamin secara rutin agar dapat menjalankan ibadah dengan optimal.

Di akhir sambutannya, Rachman berharap seluruh jemaah dapat melaksanakan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat, serta memperoleh predikat haji mabrur.

Adapun jumlah jemaah haji Kota Mojokerto tahun ini tercatat sebanyak 224 orang, terdiri dari 107 laki-laki dan 115 perempuan, serta didampingi oleh dua petugas pendamping haji daerah. Sebagian jemaah merupakan penggabungan mahram dan pendamping bagi lansia.(Kar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *