MOJOKERTO,JURNALDETIK.COM – Rasa haru dan bangga terpancar dari wajah Mila Arfiana saat menyaksikan putranya, GHAZAM DZITNI AZ ZUMAR AL ISHAQI atau yang akrab disapa Mas Ghazam, mengikuti Wisuda Hafalan Al-Qur’an yang digelar MI Nurul Huda 2 Kota Mojokerto, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan wisuda berlangsung khidmat di Hallroom PCNU Kabupaten Mojokerto, Jalan RA Basuni No.09. Acara tersebut diikuti para siswa-siswi yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka selama menempuh pendidikan.
MI Nurul Huda 2 sendiri berlokasi di Jalan Raya Surodinawan No.173, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto.
Acara wisuda turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mojokerto Dr. Abdul Wahid, M.Pd., Ketua Yayasan Nurul Huda Surodinawan Agus Sholikin, S.Pd.I., Kepala Sekolah MI Nurul Huda 2 Zainul Arifin, S.Pd., S.D., para dewan guru, ustadz dan ustadzah, serta seluruh wali murid wisudawan dan wisudawati.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah MI Nurul Huda 2, Zainul Arifin, S.P.d., S.D., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan wisuda tahfidz tersebut. Ia menyebut, wisuda Al-Qur’an bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata perjuangan dan kesungguhan para siswa dalam mempelajari Kalamullah.
“Alhamdulillahirobbilalamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayah-Nya sehingga kita semua dapat hadir dalam keadaan sehat dan penuh kebahagiaan,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta wisuda Al-Qur’an dan tahfidz yang telah berhasil menyelesaikan hafalan mereka.
“Hari ini bukan hanya sekadar acara seremonial, tetapi menjadi bukti perjuangan, kesabaran dan kesungguhan anak-anak dalam belajar membaca serta menghafal Al-Qur’an,” katanya.
Zainul Arifin turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan wali murid yang telah mendampingi serta memberikan dukungan penuh kepada para siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada bapak ibu guru yang sabar membimbing, serta kepada orang tua yang terus memberikan motivasi kepada putra-putrinya. Keberhasilan anak-anak hari ini tentu tidak lepas dari doa dan dukungan bapak ibu semua,” tambahnya.
Ia juga berpesan kepada para wisudawan dan wisudawati agar terus menjaga hafalan Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadikan Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tetapi juga dipahami dan diamalkan. Teruslah memperbaiki akhlak dan menjadi generasi Qurani yang membanggakan agama, orang tua dan bangsa,” pesannya.
Di akhir sambutannya, pihak sekolah turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh wali murid apabila selama proses pendidikan dan pembinaan terdapat kekurangan.
“Kami mewakili seluruh bapak ibu guru memohon maaf apabila dalam membimbing putra-putri panjenengan masih banyak kekurangan,” tuturnya.
Sementara itu, di momen penuh haru tersebut, Mila Arfiana mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh tenaga pendidik yang telah membimbing putranya hingga berhasil mengikuti wisuda hafalan Al-Qur’an.
“Saya sangat bangga dan bahagia. Terima kasih kepada seluruh pendidik MI Nurul Huda 2 yang sudah mendidik anak saya hingga bisa mengikuti wisuda hafalan Al-Qur’an,” ungkap Mila kepada awak media.
Menurutnya, kegiatan wisuda tahfidz menjadi kebanggaan tersendiri bagi setiap orang tua karena menjadi bukti perjuangan anak dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur’an.
Ia juga berpesan kepada putranya agar selalu menghormati para guru yang telah sabar mendidik serta memberikan ilmu dan adab dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya berpesan kepada Mas
Ghazam untuk selalu mengingat jasa para guru yang telah sabar memberikan ilmu dan adab. Harapan saya ke depan semoga anak saya menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” tambahnya.
Usai menyelesaikan pendidikan di MI Nurul Huda 2, Ghazam diketahui akan melanjutkan pendidikan di MTsN Sambiroto, Sooko, Mojokerto dan telah diterima di jurusan Tahfidz.
Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga sekaligus menjadi motivasi bagi para siswa lainnya untuk terus semangat mendalami ilmu agama dan menghafal Al-Qur’an.(Kar)

















